Layanan Berita Ekspres

Meski banyak orang yang menggunakan internet selamanya, ada juga yang menggunakannya untuk tujuan yang tidak benar, baik itu ujaran kebencian atau distribusi konten yang tidak boleh diakses dengan mudah, kata Ajit Mohan. , Wakil Presiden dan Direktur Pelaksana, Facebook India. Ia berbincang dengan Jurnalis Senior Kaveree Bamzai di hari terakhir Konklaf ThinkEdu TNIE 2021.

“Merupakan tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa kami berinvestasi pada sumber daya manusia dan teknologi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terjamin,” tambah Mohan. Ia berbicara tentang revolusi internet yang terjadi di India dalam beberapa tahun terakhir dan bagaimana revolusi ini membuka ‘peluang yang sangat besar’. “Sebagian besar wilayah negara ini telah menjadi kenyataan dalam waktu yang sangat singkat dalam hal akses terhadap Internet. Saat ini terdapat hampir 600 juta orang yang online dengan akses internet terjangkau melalui ponsel. Transformasi semacam ini, baik dalam skala maupun kecepatannya, belum pernah terjadi di negara lain, bahkan di Tiongkok.

Mengutip contoh WhiteHat Jr, yang baru-baru ini diakuisisi oleh BYJUs, Mohan menyoroti peran Facebook dalam pendidikan online. “WhiteHat Jr berkembang dari nol menjadi perusahaan bernilai $300 juta dan sebagian besar ekspansi pasar mereka dilakukan di Facebook dan Instagram. Mereka mulai menargetkan Amerika hampir pada saat yang sama ketika mereka melakukan ekspansi ke India. Ini memberi Anda gambaran tentang potensi di sektor-sektor seperti pendidikan. Ini adalah model di mana Anda dapat menghubungkan guru-guru hebat yang dimiliki India dengan permintaan siswa secara global,” kata Mohan.

situs judi bola