Oleh Layanan Berita Ekspres

DEHRADUN: Pengadilan setempat di Haridwar pada hari Sabtu mengeluarkan surat perintah tidak dapat ditebus terhadap tiga terdakwa dalam tes palsu Covid-19 di Haridwar Mahakumbh 2021.

Surat perintah tersebut dikeluarkan atas permintaan tim investigasi khusus yang melakukan penggerebekan di berbagai tempat sehubungan dengan penipuan di Uttarakhand, Delhi, Uttar Pradesh, Punjab dan Haryana.

Surat perintah tersebut diperoleh Sharat Pant, Mallika Pant, dua rekanan di Max Corporate Services dan rekanan di laboratorium Nalwa serta Dr Navtej Nalwa. Kami juga melakukan penggerebekan di berbagai tempat, kata seorang pejabat SIT.

Sebelumnya pada hari yang sama, asosiasi dokter negara bagian menuntut penyelidikan yudisial tingkat tinggi terhadap penipuan tes Kumbh palsu dan mendesak pemerintah untuk membatalkan penangguhan dua pejabat departemen kesehatan.

Penyelidik penipuan tes kumbh mela palsu tidak dapat memverifikasi lebih dari 22.000 nomor ponsel yang disebutkan dalam laporan Covid-19.

Penipuan tersebut terjadi awal tahun ini selama Haridwar Mahakumbh di mana lebih dari 1 lakh tes ternyata palsu. Pekan lalu, pemerintah negara bagian memberhentikan dua pejabat departemen kesehatan yang berkolusi dengan perusahaan yang dituduh melakukan tes palsu dalam acara besar keagamaan tersebut.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

slot online