Oleh PTI

PRAYAGRAJ: Sepuluh anggota geng yang diduga menjual trombosit darah palsu kepada pasien ditangkap di sini pada hari Jumat, kata polisi.

Inspektur Senior Polisi Shailesh Kumar Pandey mengatakan terdakwa mengambil plasma dari bank darah yang berbeda dan kemudian memasukkannya ke dalam tas dan menjual plasma tersebut sebagai trombosit.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya informasi, katanya, seraya menambahkan bahwa beberapa tas dengan papan nama palsu disita dari milik terdakwa.

Pandey juga mengatakan, 12 orang ditangkap beberapa hari lalu karena diduga mendonorkan darah secara ilegal.

Ketika ditanya tentang kasus terkait penyegelan sebuah rumah sakit swasta pada hari Kamis karena dugaan mentransfusikan jus buah sebagai pengganti trombosit kepada pasien demam berdarah yang kemudian meninggal, dia mengatakan, “Selama interogasi tidak dipastikan apakah itu jus buah. di dalam tas atau sesuatu yang lain.”

“Orang-orang ini menjual plasma sebagai trombosit. Sampel dikirim ke laboratorium dan gambaran yang benar baru akan muncul setelah dilakukan penyelidikan,” kata SP.

Sebuah rumah sakit swasta di Prayagraj ditutup pada hari Kamis karena diduga memberikan jus buah sebagai pengganti trombosit kepada pasien demam berdarah yang kemudian meninggal, kata polisi.

Setelah video dugaan insiden tersebut menjadi viral, pemerintah distrik mengambil tindakan dan atas instruksi Wakil Ketua Menteri Uttar Pradesh Brajesh Pathak menyegel rumah sakit tersebut.

Pasien tersebut, Pradeep Pandey, dipindahkan ke rumah sakit lain di mana dia meninggal setelah kondisinya memburuk, kata para pejabat.

Namun, belum ada FIR yang terdaftar di kantor polisi setempat terkait kasus tersebut.

Pemilik rumah sakit swasta tersebut mengaku trombosit tersebut dibawa dari fasilitas kesehatan lain dan pasien mengalami reaksi setelah ditransfusikan sebanyak tiga unit.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

Keluaran SDY