Oleh PTI

REWA: Seorang pria dari komunitas minoritas dipukuli karena dicurigai mencuri baterai dari beberapa kendaraan di Rewa Madhya Pradesh, kata polisi pada hari Minggu, menambahkan dua pria ditangkap setelah video kejadian tersebut muncul di media sosial.

Insiden itu terjadi pada hari Sabtu di kawasan Transport Nagar di bawah kantor polisi Civil Lines.

Video tersebut memperlihatkan seorang pria, yang kemudian diidentifikasi sebagai Mohammed Asad, yang tampaknya berusia 20-an, tergeletak di jalan dan ditendang serta dipukul dengan ikat pinggang oleh dua orang.

BACA JUGA | Seorang pria didakwa di Madhya Pradesh karena dicurigai menjahit bagian pribadi wanita

Kerumunan sudah berkumpul dan kendaraan juga terlihat lalu lalang.

Inspektur Polisi Rewa Rakesh Kumar Singh mengatakan kepada wartawan bahwa dua tersangka telah diidentifikasi dan ditangkap sementara dua lainnya melarikan diri.

“Telah diajukan perkara percobaan pembunuhan terhadap terdakwa,” ujarnya.

Inspektur Polisi Kota (CSP) Sachindra Prasad mengatakan kepada wartawan bahwa korban Mohammed Asad dibawa dengan mobilnya oleh salah satu terdakwa yang diidentifikasi sebagai Neelkanth.

BACA JUGA | Seorang pria didakwa di Madhya Pradesh karena dicurigai menjahit bagian pribadi wanita

Menurut FIR yang diajukan Kamal, dia dipukuli dengan ikat pinggang oleh Neelkanth, Danish, Anuj dan Kuldeep yang menuduhnya mencuri baterai.

Akibat penyerangan tersebut, korban menderita luka yang mengancam nyawa. Sebuah kasus telah didaftarkan terhadap keempat terdakwa berdasarkan pasal 307 (percobaan pembunuhan), 342 (pengiriman yang salah) dan pasal lain KUHP India (IPC). .” kata Prasad.

Sementara itu, Asad, warga kota tetangga Mukundpur, mengklaim sekitar 6 hingga 7 baterai telah dicuri dan dialah yang disalahkan atas pencurian tersebut.

“Saya tidak mengetahui hal ini, namun mereka secara paksa membawa saya ke dalam mobil dan memukuli saya,” katanya kepada polisi.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

link sbobet