BHOPAL: Sebagian stasiun kereta Chandni di distrik Burhanpur di Madhya Pradesh runtuh, menghambat pergerakan kereta api, kata para pejabat pada Kamis.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu sekitar pukul 15.55 itu.
Seorang pejabat telah diskors dan penyelidikan telah diperintahkan, tambah mereka.
Pada Kamis malam, kereta api melewati stasiun dengan kecepatan normal, kata para pejabat lebih lanjut.
Gedung tersebut, yang dibangun pada tahun 2004, kosong kecuali wakil pengawas stasiun dan seorang petugas titik yang berada di peron dan keduanya lolos tanpa cedera ketika salah satu bagiannya runtuh, kata para pejabat.
Stasiun ini berjarak lima km dari kota Nepanagar.
Yuvraj Patil, manajer komersial divisi senior Kereta Api Pusat, Bhusawal, membantah laporan bahwa getaran akibat lewatnya Pushpak Express yang melaju dengan kecepatan 110 km per jam menjadi penyebab keruntuhan.
Kereta lewat dengan kecepatan lambat pada hari Rabu pukul 17:14, katanya kepada PTI melalui telepon.
Inspektur pekerjaan divisi Khandwa-Burhanpur telah diberhentikan setelah insiden tersebut dan penyelidikan telah diperintahkan, kata Patil.
Pejabat KA lainnya yang enggan disebutkan namanya mengatakan, 05645 Guwahati Express di jalur Bawah dan 01062Pawan Express di jalur Atas hendak menyalip Stasiun Chandani saat kejadian itu terjadi.
Namun, kedua kereta tersebut berhenti karena keruntuhan tersebut memicu sinyal merah.
Mereka melanjutkan dengan kecepatan lambat beberapa waktu kemudian.
Pada pukul 7 malam pada hari Kamis, kereta api melintas dengan kecepatan normal, tambahnya.
Bangunan stasiun merupakan struktur penahan beban, bukan berbasis pilar, katanya.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
BHOPAL: Sebagian stasiun kereta Chandni di distrik Burhanpur di Madhya Pradesh runtuh, menghambat pergerakan kereta api, kata para pejabat pada Kamis. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu sekitar pukul 15.55 itu. Seorang pejabat telah ditangguhkan dan penyelidikan telah diperintahkan, tambah mereka.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Pada Kamis malam, kereta api melewati stasiun dengan kecepatan normal, kata para pejabat lebih lanjut. Gedung tersebut, yang dibangun pada tahun 2004, kosong kecuali wakil pengawas stasiun dan seorang petugas titik yang berada di peron dan keduanya lolos tanpa cedera ketika salah satu bagiannya runtuh, kata para pejabat. Stasiun ini berjarak lima km dari kota Nepanagar. Yuvraj Patil, manajer komersial divisi senior Kereta Api Pusat, Bhusawal, membantah laporan bahwa getaran akibat lewatnya Pushpak Express yang melaju dengan kecepatan 110 km per jam menjadi penyebab keruntuhan. Kereta lewat dengan kecepatan lambat pada hari Rabu pukul 17:14, katanya kepada PTI melalui telepon. Inspektur pekerjaan divisi Khandwa-Burhanpur telah diberhentikan setelah insiden tersebut dan penyelidikan telah diperintahkan, kata Patil. Pejabat KA lainnya yang enggan disebutkan namanya mengatakan, 05645 Guwahati Express di jalur Bawah dan 01062Pawan Express di jalur Atas hendak menyalip Stasiun Chandani saat kejadian itu terjadi. Namun, kedua kereta tersebut berhenti karena keruntuhan tersebut memicu sinyal merah. Beberapa waktu kemudian mereka melanjutkan perjalanan dengan kecepatan lambat. Pada pukul 7 malam pada hari Kamis, kereta api melintas dengan kecepatan normal, tambahnya. Bangunan stasiun merupakan struktur penahan beban, bukan berbasis pilar, katanya. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp