Layanan Berita Ekspres
NEW DELHI: Mahkamah Agung pada hari Selasa setuju untuk mempertimbangkan permohonan Badan Investigasi Nasional (NIA) yang menantang jaminan yang diberikan kepada terdakwa Elgar Parishad Anand Teltumbde pada 25 November.
Majelis hakim CJI DY Chandrachud, Hakim Hima Kohli dan JB Pardiwala setuju untuk mempertimbangkan permohonan tersebut atas permintaan mendesak yang disampaikan oleh SG Tushar Mehta. SG mendesak majelis hakim untuk mendengarkan permohonan tersebut
beberapa hari ke depan karena perintah jaminan HC hanya berlaku selama seminggu.
NIA berargumen dalam pembelaannya bahwa HC telah secara salah memberikan jaminan kepada seorang aktivis-cendekiawan Dalit dengan melakukan penyelidikan kecil dan penyelidikan gelandangan dengan menganalisis secara rinci lima dokumen yaitu surat-surat yang disita selama penggeledahan dan pernyataan berdasarkan pasal 164 CrPC. Dalam petisi tersebut juga disebutkan bahwa HC memberikan komentar yang akan mempengaruhi persidangan dan penyidikan NIA.
Saat memberikan jaminan kepada Tetumbde, HC mengamati bahwa prima facie berpandangan bahwa tidak dapat disimpulkan bahwa dia terlibat dalam kegiatan teroris apa pun. Pengadilan juga mencatat bahwa Tn. Teltumbde dipenjara selama lebih dari dua tahun. Permohonan tersebut lebih lanjut menambahkan bahwa profesor tersebut adalah seorang anggota CPI(M) yang aktif dan senior yang bekerja di wilayah perkotaan dan secara teratur melakukan kontak dengan rekan-terdakwa lainnya yang juga merupakan anggota partai tersebut.
Permohonan jaminan pemilu akan disidangkan pada 6 Desember
Mahkamah Agung pada hari Selasa mengajukan permohonan yang menentang pemberitahuan Pusat pada tanggal 7 November yang mengizinkan penjualan obligasi pemilu selama 15 hari tambahan selama tahun pemilihan majelis negara bagian dan UT pada tanggal 6 Desember. Majelis CJI DY Chandrachud, Hakim Hima Kohli dan JB Pardiwala menandai permohonan tersebut dengan permohonan Masyarakat Reformasi Demokratis untuk menantang skema obligasi pemilu.
Pengacara membatalkan mogok kerja setelah mendapat jaminan dari CJI
Asosiasi Advokat Pengadilan Tinggi Gujarat memutuskan untuk membatalkan pemogokan mereka pada hari Selasa menyusul jaminan dari CJI DY Chandrachud untuk mempertimbangkan usulan pemindahan Hakim Nikhil Kariel ke Patna HC. Kepastian itu disampaikan CJI dalam pertemuan yang digelar pada Senin antara perwakilan Asosiasi Advokat, CJI dan dua anggota kolegium lainnya (Hakim SK Kaul dan MR Shah).
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Mahkamah Agung pada hari Selasa setuju untuk mempertimbangkan permohonan Badan Investigasi Nasional (NIA) yang menantang jaminan yang diberikan kepada terdakwa Elgar Parishad Anand Teltumbde pada 25 November. Majelis CJI DY Chandrachud, Hakim Hima Kohli dan JB Pardiwala setuju untuk mempertimbangkan permohonan tersebut berdasarkan permintaan mendesak dari SG Tushar Mehta. SG mendesak majelis hakim untuk mendengarkan permohonan tersebut dalam beberapa hari ke depan karena perintah jaminan HC hanya berlaku selama seminggu. NIA berargumentasi dalam pembelaannya bahwa HC secara salah memberikan jaminan kepada seorang aktivis-cendekiawan Dalit dengan melakukan mini-trial dan investigasi gelandangan dengan menganalisis secara rinci lima dokumen yaitu surat-surat yang disita selama penggeledahan dan pernyataan berdasarkan pasal 164 CrPC. Dalam petisi tersebut juga disebutkan bahwa HC memberikan komentar yang akan mempengaruhi persidangan dan penyidikan NIA. Saat memberikan jaminan kepada Tetumbde, HC mengamati bahwa prima facie berpendapat bahwa tidak dapat disimpulkan bahwa dia terlibat dalam kegiatan teroris. Pengadilan juga mencatat bahwa Tn. Teltumbde dipenjara selama lebih dari dua tahun. Permohonan tersebut lebih lanjut menambahkan bahwa profesor tersebut adalah seorang anggota CPI(M) yang aktif dan senior yang bekerja di wilayah perkotaan dan secara teratur melakukan kontak dengan rekan-terdakwa lainnya yang juga merupakan anggota partai tersebut. googletag.cmd.push(fungsi() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Permohonan obligasi pemilu akan disidangkan pada tanggal 6 Desember Mahkamah Agung pada hari Selasa mengajukan permohonan tersebut untuk menantang pemberitahuan Pusat pada tanggal 7 November yang memperbolehkan penjualan obligasi pemilu selama 15 hari tambahan selama tahun pemilihan majelis negara bagian dan UT pada tanggal 6 Desember. Majelis hakim CJI DY Chandrachud, Hakim Hima Kohli dan JB Pardiwala menandai permohonan tersebut dengan permohonan dari Asosiasi Reformasi Demokratik untuk menantang skema obligasi pemilu. Pengacara membatalkan pemogokan setelah jaminan dari CJI Asosiasi Advokat Pengadilan Tinggi Gujarat memutuskan untuk membatalkan pemogokan mereka pada hari Selasa setelah jaminan dari CJI DY Chandrachud untuk meninjau usulan pemindahan Hakim Nikhil Kariel ke Patna HC. Kepastian itu disampaikan CJI dalam pertemuan yang digelar pada Senin antara perwakilan Asosiasi Advokat, CJI dan dua anggota kolegium lainnya (Hakim SK Kaul dan MR Shah). Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp