LUCKNOW: Pasukan Anti-Teror Polisi Uttar Pradesh membongkar jaringan penyelundupan senjata antar negara bagian dan menangkap dua orang dari Azamgarh, sebuah pernyataan resmi mengatakan pada hari Jumat.
Penangkapan tersebut dilakukan dalam operasi gabungan UP ATS dan Polsek Azamgarh.
UP ATS mengatakan mereka menerima informasi tentang keterlibatan Aftab Alam dan Mainuddin Sheikh, keduanya warga Azamgarh, dalam pembuatan senjata ilegal, kata pernyataan itu.
Keduanya memperoleh amunisi senjata dari toko senjata, katanya, seraya menambahkan bahwa keduanya kemudian menjual dan menyelundupkannya secara ilegal.
Alam masuk penjara dua kali dan terlibat dalam pembuatan ilegal dan penyelundupan senjata.
Senjata dan amunisi ini dibeli oleh Sheikh, yang kemudian menyelundupkannya dengan bekerja sama dengan gudang senjata di Azamgarh, katanya.
Sheikh juga membangun pabrik di ladang pertaniannya dan ketika pabrik tersebut tersapu hujan, dia mengoperasikan pabrik tersebut dari rumahnya, kata pernyataan itu.
Sejumlah besar senjata dan amunisi beserta peralatan yang digunakan untuk memproduksinya dan sebuah telepon seluler ditemukan, kata ATS. Sebuah kasus telah didaftarkan terhadap mereka di kantor polisi Bilariyaganj di Azamgarh, katanya.
Koneksi Sheikh di Nepal, Pakistan dan Dubai juga terungkap selama penyelidikan, kata ATS.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
LUCKNOW: Pasukan Anti-Teror Polisi Uttar Pradesh membongkar jaringan penyelundupan senjata antar negara bagian dan menangkap dua orang dari Azamgarh, sebuah pernyataan resmi mengatakan pada hari Jumat. Penangkapan tersebut dilakukan dalam operasi gabungan UP ATS dan Polsek Azamgarh. UP ATS menyatakan menerima informasi tentang keterlibatan Aftab Alam dan Mainuddin Sheikh, keduanya warga Azamgarh, dalam pembuatan senjata ilegal, kata pernyataan itu.googletag.cmd.push(function() googletag.display( ‘div- gpt-ad-8052921-2’); ); Keduanya memperoleh amunisi senjata dari toko senjata, dan menambahkan bahwa keduanya kemudian menjual dan menyelundupkannya secara ilegal. Alam masuk penjara dua kali dan terlibat dalam pembuatan ilegal dan penyelundupan senjata. Senjata dan amunisi ini dibeli oleh Sheikh, yang kemudian menyelundupkannya dengan bekerja sama dengan gudang senjata di Azamgarh, katanya. Sheikh juga membangun pabrik di ladang pertaniannya dan ketika pabrik tersebut tersapu hujan, dia mengoperasikan pabrik tersebut dari rumahnya, kata pernyataan itu. Sejumlah besar senjata dan amunisi beserta peralatan yang digunakan untuk memproduksinya dan sebuah telepon seluler ditemukan, kata ATS. Sebuah kasus telah didaftarkan terhadap mereka di kantor polisi Bilariyaganj di Azamgarh, kata pernyataan itu. Koneksi Sheikh di Nepal, Pakistan dan Dubai juga terungkap selama penyelidikan, kata ATS. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp