Layanan Berita Ekspres
AHMEDABAD: Dua jawan dari Batalyon Cadangan India (IRB) Manipur, ditembak mati dan dua lainnya terluka setelah rekan mereka, yang diidentifikasi sebagai S Inauchashingh, menembaki mereka di Pusat Topan Gosa dekat Porbandar setelah perkelahian pada hari Sabtu.
Almarhum yang diidentifikasi sebagai Thoiba Singh dan Jitendra Singh dikerahkan untuk tugas pemungutan suara menjelang pemilihan dewan negara bagian.
“Dilaporkan terjadi peristiwa penembakan hari ini sekitar pukul 19.00, dua orang personel paramiliter yang ditugasi di Porbandar untuk tugas pemilihan Majelis meninggal dunia dan dua lainnya dirawat di rumah sakit terdekat. Setelah memberikan perawatan primer kepada korban luka, mereka telah dirujuk ke perguruan tinggi kedokteran Jamnagar untuk perawatan lebih lanjut. Situasi terkendali, dan pasukan telah dikerahkan di lokasi,” kata Ashok Sharma Probandar DM, Kolektor Porbandar.
“Jawans Chorajit, polisi dari Batalyon Cadangan India ke-3 Manipur SAP-1445 dan Rohikana, Batalyon Cadangan India ke-4 yang terluka segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Porbandar namun kemudian dipindahkan ke rumah sakit di Jamnagar untuk perawatan lebih lanjut,” ujarnya.
Sumber mengatakan salah satu rahang yang terluka berada dalam kondisi kritis.
Sang kolektor menjelaskan, para jawan tersebut tidak sedang bertugas aktif saat bertempur.
IRB Jawan dikirim ke Porbandar oleh Komisi Pemilihan untuk tugas pemilihan di Majelis Gujarat, dan mereka tinggal di pusat topan di desa Porbandar di Tukda Gosa.
Alasan pertikaian belum dapat ditentukan.
(Dari masukan dari ANI)
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
AHMEDABAD: Dua jawan dari Batalyon Cadangan India (IRB) Manipur, ditembak mati dan dua lainnya terluka setelah rekan mereka, yang diidentifikasi sebagai S Inauchashingh, menembaki mereka di Pusat Topan Gosa dekat Porbandar setelah perkelahian pada hari Sabtu. Almarhum yang diidentifikasi sebagai Thoiba Singh dan Jitendra Singh dikerahkan untuk tugas pemungutan suara menjelang pemilihan dewan negara bagian. “Dilaporkan terjadi peristiwa penembakan hari ini sekitar pukul 19.00, dua orang personel paramiliter yang bertugas di Porbandar untuk tugas pemilihan Majelis meninggal dunia dan dua lainnya dirawat di rumah sakit terdekat. Setelah memberikan perawatan primer kepada korban luka, mereka telah dirujuk ke perguruan tinggi kedokteran Jamnagar untuk perawatan lebih lanjut. Situasi terkendali dan pasukan telah dikerahkan di lokasi,” kata Kolektor Porbandar Ashok Sharma Probandar DM.googletag.cmd.push(function() googletag .display(‘div -gpt-ad-8052921-2’); ); “Jawans Chorajit, seorang polisi dari Batalyon Cadangan India ke-3 Manipur SAP-1445 dan Rohikana, Batalyon Cadangan India ke-4 yang terluka segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Porbandar tetapi kemudian dipindahkan ke rumah sakit di Jamnagar untuk perawatan lebih lanjut,” katanya. rahang yang terluka berada dalam kondisi kritis. Sang kolektor menjelaskan, para jawan tersebut tidak sedang bertugas aktif saat bertempur. IRB Jawan dikirim ke Porbandar oleh Komisi Pemilihan Umum untuk layanan pemilihan di Majelis Gujarat, dan mereka tinggal di pusat topan di desa Tukda Gosa di Porbandar. Alasan pertikaian belum dapat ditentukan. (Dari masukan dari ANI) Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp