NEW DELHI: Proses Rajya Sabha kembali ditunda selama setengah jam pada hari Senin karena pemerintah dan oposisi mencoba untuk membawa DPR ke jalan buntu.
Segera setelah DPR dilanjutkan pada sore harinya, Bhubaneswar Kalita yang menjabat sebagai Ketua mengatakan, “Karena beberapa pembahasan penting sedang berlangsung, sehingga kita perlu memberikan lebih banyak waktu untuk berdiskusi, sidang DPR masih tertunda 30 menit (untuk 15:09).”
DPR sebelumnya ditunda selama setengah jam setelah disahkannya RUU Pencabutan RUU Pertanian 2021 di tengah protes partai oposisi, termasuk Kongres dan TMC, atas isu perdebatan mengenai RUU tersebut.
DPR sebelumnya telah mengesahkan RUU tersebut melalui pemungutan suara di tengah protes dari Kongres dan anggota TMC.
Dola Sen (TMC) dan Nadimul Haque (TMC) berada di pit untuk memprotes pengesahan RUU tersebut tanpa perdebatan.
Setelah RUU tersebut disahkan, DPR ditunda selama setengah jam (sampai 15:38).
Sebelumnya pada hari itu, partai-partai oposisi memprotes berbagai isu, termasuk yang berkaitan dengan petani.
Saat DPR pukul 12.19 WIB. bertemu kembali, Ketua M Venkaiah Naid mengatakan bahwa dia tidak menerima berbagai pemberitahuan yang diberikan oleh anggota oposisi untuk menunda urusan dan membicarakan masalah mereka.
Anggota oposisi keberatan dengan hal ini dan mulai mengangkat slogan-slogan.
“Beberapa orang bertekad untuk mengganggu DPR,” kata Naidu, ketika upaya berulang kali untuk menenangkan anggota DPR yang gaduh gagal membuahkan hasil.
Dia kemudian menunda persidangan hingga pukul 14.00.
Sebelumnya ketika DPR bertemu pada hari itu, anggota parlemen yang baru terpilih mengambil sumpah.
Ketua membacakan referensi berita kematian anggota parlemen Oscar Fernandes serta lima mantan anggota lainnya yang meninggal baru-baru ini.
Para anggota berdiri diam sebagai tanda penghormatan terhadap kenangan almarhum.
Proses persidangan ditunda satu jam sebelumnya pada hari Senin sebagai tanda penghormatan atas kematian Fernandes.
NEW DELHI: Proses Rajya Sabha kembali ditunda selama setengah jam pada hari Senin karena pemerintah dan oposisi mencoba untuk membawa DPR ke jalan buntu. Segera setelah DPR dilanjutkan pada sore harinya, Bhubaneswar Kalita yang menjabat sebagai Ketua mengatakan, “Karena beberapa pembahasan penting sedang berlangsung, sehingga kita perlu memberikan lebih banyak waktu untuk berdiskusi, sidang DPR masih tertunda 30 menit (untuk 15:09).” DPR sebelumnya ditunda selama setengah jam setelah disahkannya RUU Pencabutan RUU Pertanian, 2021 di tengah protes partai oposisi termasuk Kongres dan TMC atas tuntutan perdebatan RUU tersebut.googletag.cmd.push(function () googletag .display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); DPR sebelumnya telah mengesahkan RUU tersebut melalui pemungutan suara di tengah protes dari Kongres dan anggota TMC. Dola Sen (TMC) dan Nadimul Haque (TMC) berada di pit untuk memprotes pengesahan RUU tersebut tanpa perdebatan. Setelah RUU tersebut disahkan, DPR ditunda selama setengah jam (sampai 15:38). Sebelumnya pada hari itu, partai-partai oposisi memprotes berbagai isu, termasuk yang berkaitan dengan petani. Saat DPR pukul 12.19 WIB. bertemu kembali, Ketua M Venkaiah Naid mengatakan bahwa dia tidak menerima berbagai pemberitahuan yang diberikan oleh anggota oposisi untuk menunda urusan dan membicarakan masalah mereka. Anggota oposisi keberatan dengan hal ini dan mulai mengangkat slogan-slogan. “Beberapa orang bertekad untuk mengganggu DPR,” kata Naidu, ketika upaya berulang kali untuk menenangkan anggota DPR yang gaduh gagal membuahkan hasil. Dia kemudian menunda persidangan hingga pukul 14.00. Sebelumnya ketika DPR bertemu pada hari itu, anggota parlemen yang baru terpilih mengambil sumpah. Ketua membacakan referensi berita kematian anggota parlemen Oscar Fernandes serta lima mantan anggota lainnya yang meninggal baru-baru ini. Para anggota berdiri diam sebagai tanda penghormatan terhadap kenangan almarhum. Proses persidangan ditunda satu jam sebelumnya pada hari Senin sebagai tanda penghormatan atas kematian Fernandes.