Oleh PTI

AHMEDABAD: Di tengah peningkatan baru kasus COVID-19 di Gujarat, departemen kesehatan negara bagian kembali mengarahkan unit produksi oksigen untuk mempertahankan 50 persen produksinya untuk keperluan medis sehingga dapat dengan mudah tersedia di rumah sakit yang merawat pasien virus corona.

Departemen kesehatan negara bagian juga mengeluarkan pemberitahuan serupa pada 10 September.

Dalam perintah barunya tertanggal 26 November, yang dikeluarkan berdasarkan berbagai bagian Undang-Undang Penyakit Epidemi dan Undang-Undang Penanggulangan Bencana, departemen tersebut mengarahkan unit produksi oksigen untuk menjaga produksinya tidak terganggu dan pada kapasitas produksi maksimumnya.

Unit-unit tersebut diinstruksikan untuk memproduksi 50 persen oksigen untuk keperluan medis, untuk disuplai ke rumah sakit di Gujarat, dan mengalihkan sisanya untuk keperluan industri.

BACA JUGA | COVID-19: India mencatat 41.810 kasus baru, jumlahnya mendekati 94 lakh

Unit-unit tersebut juga diminta untuk memberikan prioritas pasokan oksigen ke rumah sakit dibandingkan dengan industri, jika diperlukan.

Perintah tersebut akan tetap berlaku hingga 31 Desember, kata pemberitahuan itu.

Komisaris Badan Pengawasan Obat dan Makanan Gujarat HG Koshiya sebelumnya mengatakan bahwa permintaan oksigen medis mengalami penurunan pada bulan Oktober dibandingkan September.

BACA JUGA | PM Modi melakukan perjalanan singkat ke Hyderabad, Pune, Ahmedabad untuk meninjau kemajuan vaksin COVID

Konsumsi oksigen mencapai 135 ton per hari pada bulan Oktober, dibandingkan dengan 240 ton per hari pada bulan September, katanya.

Hal ini terjadi pada periode ketika jumlah kasus COVID-19 mengalami penurunan di negara bagian tersebut.

Namun, dalam beberapa minggu terakhir, negara bagian tersebut mengalami lonjakan baru kasus COVID-19, yang menyebabkan peningkatan penggunaan oksigen medis di rumah sakit yang merawat pasien tersebut.

Negara bagian tersebut melaporkan 1.598 kasus baru virus corona pada hari Sabtu, sehingga totalnya menjadi 2.06.714, menurut angka resmi.

LIHAT JUGA:

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

game slot online