NEW DELHI: Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Jumat menyatakan kesedihannya atas kecelakaan lalu lintas di Ladakh yang menewaskan tujuh personel militer dan mengatakan semua bantuan yang mungkin diberikan kepada mereka yang terkena dampak.
Tujuh tentara tewas dan 19 lainnya terluka di sektor Tuktuk di Ladakh pada hari Jumat ketika kendaraan yang mereka tumpangi tergelincir dari jalan raya dan jatuh ke sungai Shyok, kata pejabat militer.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 09.00 di lokasi yang berjarak sekitar 25 km dari Thoise, kata mereka.
“Menyedihkan dengan kecelakaan bus di Ladakh yang menyebabkan kami kehilangan personel tentara pemberani,” kata Modi dalam tweetnya.
BACA JUGA: Tujuh tentara tewas dalam kecelakaan lalu lintas di sektor Tuktuk Ladakh
“Saya turut berduka cita bersama keluarga yang ditinggalkan. Saya berharap korban luka bisa segera pulih. Semua bantuan diberikan kepada mereka yang terkena dampak,” katanya.
Menurut petugas, 26 tentara sedang dalam perjalanan dari kamp transit di Partapur menuju lokasi depan di sub-sektor Hanif ketika kecelakaan itu terjadi.
Mamata berduka atas kematian tentara di Ladakh
Ketua Menteri Benggala Barat Mamata Banerjee pada hari Jumat berduka atas kematian tujuh tentara dalam kecelakaan lalu lintas di Ladakh.
Banerjee menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka dan mengatakan dia sangat sedih atas kematian tersebut.
“Kami sangat sedih atas kematian traumatis dari tujuh tentara pemberani kami di Ladakh hari ini (Jumat) sore.
Ketujuh tentara tersebut tewas dan beberapa lainnya terluka ketika sebuah kendaraan yang membawa mereka tergelincir keluar jalan dan jatuh ke sungai Shyok di Ladakh, kata para pejabat militer.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Jumat menyatakan kesedihannya atas kecelakaan lalu lintas di Ladakh yang menewaskan tujuh personel militer dan mengatakan semua bantuan yang mungkin diberikan kepada mereka yang terkena dampak. Tujuh tentara tewas dan 19 lainnya terluka di sektor Tuktuk di Ladakh pada hari Jumat ketika kendaraan yang mereka tumpangi tergelincir dari jalan raya dan jatuh ke sungai Shyok, kata pejabat militer. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 09.00 di suatu tempat sekitar 25 km dari Thoise, kata mereka.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’ ); ); “Menyedihkan dengan kecelakaan bus di Ladakh yang menyebabkan kami kehilangan personel tentara pemberani,” kata Modi dalam tweetnya. BACA JUGA: Tujuh tentara tewas dalam kecelakaan lalu lintas di sektor Tuktuk di Ladakh “Saya turut berduka cita bersama keluarga yang ditinggalkan. Saya berharap yang terluka bisa pulih secepatnya. Segala bantuan diberikan kepada yang terkena dampak,” katanya. Menurut petugas, 26 tentara dari kamp transit di Partapur sedang dalam perjalanan menuju lokasi depan di subsektor Hanif ketika kecelakaan itu terjadi. Mamata berduka atas kematian tentara di Ladakh Kepala Menteri Benggala Barat Mamata Banerjee pada hari Jumat berduka atas kematian tujuh tentara dalam kecelakaan lalu lintas di Ladakh. Banerjee menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka dan mengatakan dia sangat sedih atas kematian tersebut. “Kami sangat sedih atas kematian traumatis dari tujuh tentara pemberani kami di Ladakh hari ini (Jumat) sore. Ketujuh tentara tersebut tewas dan beberapa lainnya terluka ketika sebuah kendaraan yang membawa mereka tergelincir keluar jalan dan jatuh ke sungai Shyok di Ladakh, kata para pejabat militer. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp