NEW DELHI: Pemerintah telah meluncurkan penyelidikan atas insiden a Skuter listrik Ola yang terbakar minggu lalu di Pune.
Menurut Kementerian Transportasi Jalan dan Jalan Raya (MoRTH), Pusat Bahan Peledak Pembakar dan Keamanan Lingkungan (CFEES) telah diminta untuk menyelidiki keadaan yang menyebabkan insiden tersebut dan juga menyarankan tindakan perbaikan.
Dalam suratnya kepada CFEES, kementerian juga memintanya untuk menyampaikan temuannya beserta langkah-langkah perbaikan untuk perbaikan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Ola Electric pada hari Sabtu mengatakan pihaknya sedang menyelidiki insiden skuter listriknya yang terbakar di Pune dan akan mengambil tindakan yang sesuai.
Sebuah video skuter listrik perusahaan yang terbakar telah banyak dibagikan di media sosial dan pengguna mengajukan pertanyaan tentang standar keselamatan kendaraan tersebut.
Menanggapi insiden tersebut, salah satu pendiri dan CEO Ola Bhavish Aggarwal berkata, “keselamatan adalah prioritas utama. Kami sedang menyelidikinya dan akan memperbaikinya”.
Pusat Bahan Peledak Pembakar dan Keamanan Lingkungan (CFEES) berada di bawah kelompok laboratorium DRDO (Analisis dan Pemodelan Sistem) SAM.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Pemerintah telah memerintahkan penyelidikan atas insiden skuter listrik Ola yang terbakar di Pune minggu lalu. Menurut Kementerian Transportasi Jalan dan Jalan Raya (MoRTH), Pusat Bahan Peledak Pembakar dan Keamanan Lingkungan (CFEES) telah diminta untuk menyelidiki keadaan yang menyebabkan insiden tersebut dan juga menyarankan tindakan perbaikan. Dalam suratnya kepada CFEES, kementerian juga memintanya untuk membagikan temuannya beserta langkah perbaikan untuk perbaikan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div -gpt – ad-8052921-2’); ); Ola Electric pada hari Sabtu mengatakan pihaknya sedang menyelidiki insiden skuter listriknya yang terbakar di Pune dan akan mengambil tindakan yang sesuai. Sebuah video skuter listrik perusahaan yang terbakar telah banyak dibagikan di media sosial dan pengguna mengajukan pertanyaan tentang standar keselamatan kendaraan tersebut. Menanggapi insiden tersebut, salah satu pendiri dan CEO Ola Bhavish Aggarwal berkata, “keselamatan adalah prioritas utama. Kami sedang menyelidikinya dan akan memperbaikinya”. Pusat Bahan Peledak Pembakar dan Keamanan Lingkungan (CFEES) berada di bawah kelompok laboratorium DRDO (Analisis dan Pemodelan Sistem) SAM. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp