NEW DELHI: Komisi Pemilihan Umum India telah meminta Pusat tersebut untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di negara bagian yang terikat pemungutan suara untuk memastikan bahwa semua pemilih telah divaksinasi sepenuhnya.
Pada kuartal pertama tahun depan, lima negara bagian – UP, Punjab, Goa, Manipur dan Uttarakhand – akan mengadakan pemungutan suara.
Di tengah meningkatnya kasus Covid-19 dan ketakutan terhadap varian Omicron, muncul kekhawatiran mengenai penyelenggaraan pemilu dan demonstrasi di negara-negara bagian ini.
BACA JUGA: Komisi Eropa menilai situasi Covid di negara-negara bagian yang terikat jajak pendapat
Dalam pertemuan pada hari Senin, Kementerian Kesehatan Persatuan menyerahkan laporan tentang peningkatan kasus Covid bersama dengan varian baru Omicron dan status cakupan vaksinasi di seluruh negeri kepada Komisi Pemilihan Umum.
Menurut sumber di kementerian, Komisi Pemilihan Umum dan Kementerian Kesehatan Persatuan membahas peningkatan jumlah kasus baru varian Covid Omicron di seluruh negeri dengan fokus khusus pada lima negara bagian yang terikat pemungutan suara. Menteri Kesehatan Rajesh Bhushan menyajikan laporan rinci tentang penularan varian Omicron di negara bagian tersebut.
Ditanya tentang distribusi Omicron dalam tiga bulan ke depan, Menteri Kesehatan mengatakan belum ada yang bisa dikatakan saat ini. Jumlah kasus harian Covid-19 bisa melonjak sekitar 25 persen dalam beberapa bulan ke depan berdasarkan tingkat infeksi saat ini, katanya dalam pertemuan tersebut.
Pejabat kesehatan juga memberikan rincian tentang kabupaten/kota yang nilai R-nya meningkat, kata sumber itu.
Pemilihan Majelis dijadwalkan di lima negara bagian – Uttar Pradesh, Manipur, Uttarakhand, Goa dan Punjab pada tahun 2022.
Namun, jadwal pemungutan suara Majelis kemungkinan akan diumumkan pada minggu pertama bulan Januari, kata sumber tersebut. Ketua Komisi Pemilihan Umum (CEC) dan pejabat lainnya dijadwalkan mengunjungi Uttar Pradesh untuk meninjau kesiapan pemungutan suara di negara bagian tersebut pada hari Selasa.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Komisi Pemilihan Umum India telah meminta Pusat tersebut untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di negara bagian yang terikat pemungutan suara untuk memastikan bahwa semua pemilih telah divaksinasi sepenuhnya. Pada kuartal pertama tahun depan, lima negara bagian – UP, Punjab, Goa, Manipur dan Uttarakhand – akan mengadakan pemungutan suara. Di tengah meningkatnya kasus Covid-19 dan ketakutan terhadap varian Omicron, muncul kekhawatiran mengenai penyelenggaraan pemilu dan demonstrasi di negara-negara bagian ini.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad -8052921- 2’ ); ); BACA JUGA: Komisi Eropa menilai situasi Covid di negara bagian yang terikat pemungutan suara Dalam pertemuan pada hari Senin, Kementerian Kesehatan Union menyerahkan laporan tentang peningkatan kasus Covid bersama dengan varian baru Omicron dan status cakupan vaksinasi di seluruh negeri kepada Komisi Pemilihan Umum. Menurut sumber di kementerian, Komisi Pemilihan Umum dan Kementerian Kesehatan Persatuan membahas peningkatan jumlah kasus baru varian Covid Omicron di seluruh negeri dengan fokus khusus pada lima negara bagian yang terikat pemungutan suara. Menteri Kesehatan Rajesh Bhushan menyajikan laporan rinci tentang penularan varian Omicron di negara bagian tersebut. Ditanya tentang distribusi Omicron dalam tiga bulan ke depan, Menteri Kesehatan mengatakan belum ada yang bisa dikatakan saat ini. Beban kasus harian Covid-19 dapat meningkat sekitar 25 persen dalam beberapa bulan ke depan berdasarkan tingkat infeksi saat ini, katanya pada pertemuan tersebut. Pejabat kesehatan juga memberikan rincian tentang kabupaten/kota yang nilai R-nya meningkat, kata sumber itu. Pemilihan Majelis dijadwalkan di lima negara bagian – Uttar Pradesh, Manipur, Uttarakhand, Goa dan Punjab pada tahun 2022. Namun, jadwal pemilihan Majelis kemungkinan akan diumumkan pada minggu pertama bulan Januari, kata sumber tersebut. Ketua Komisi Pemilihan Umum (CEC) dan pejabat lainnya dijadwalkan mengunjungi Uttar Pradesh untuk meninjau kesiapan pemungutan suara di negara bagian tersebut pada hari Selasa. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp