Oleh Layanan Berita Ekspres

NEW DELHI: Pada hari Presiden AS Joe Biden mengatakan 60 juta dosis vaksin AstraZeneca akan diberikan ke negara lain, termasuk India, sumber di New Delhi mengatakan AS menyadari kepentingan India untuk mendapatkan vaksin.

Mengenai material bantuan AS yang mencapai India, sumber mengatakan kemungkinan besar bantuan tersebut akan mencapai India pada hari Jumat dengan pesawat militer.

“Sedang dipikirkan apakah bahan-bahan tersebut akan datang langsung dari AS atau Washington akan memperolehnya dari pangkalan mereka,” tambah mereka.

Biden sebelumnya mengatakan bahwa AS berniat mengirim vaksin ke India. “Kami mengirimkan suku cadang mekanis yang diperlukan untuk mesin yang mereka miliki untuk membuat vaksin. Saya juga berdiskusi dengan dia (PM Modi) kapan kami bisa mengirim vaksin sebenarnya ke India, dan hal itu ingin saya lakukan,” ujarnya. Ia juga mengenang percakapannya dengan Perdana Menteri Narendra Modi.

“Saya sudah berbicara panjang lebar dengan Perdana Menteri Modi, kami segera mengirimkan berbagai macam bantuan yang dibutuhkan (India), termasuk penyediaan Remsdevsisir dan obat-obatan lain yang mampu mengatasi penyakit dan membantu pemulihan,” ujarnya.

Meskipun AstraZeneca belum disahkan di AS, Washington diyakini memiliki persediaan sebanyak 60 juta dosis. “Kami yakin jumlahnya saat ini sekitar 10 juta dan dalam beberapa bulan mendatang akan lebih banyak dosis vaksin AstraZeneca yang diproduksi,” kata sumber tersebut.

“Saya pikir kita akan berada dalam posisi untuk berbagi vaksin dan keahlian dengan negara-negara lain yang benar-benar membutuhkan. Itulah harapan dan ekspektasinya,” kata Biden.

India Menolak Tawaran Bantuan PBB: Spox

India menolak bantuan dari PBB, dengan alasan India memiliki sistem yang kuat untuk menangani logistik, kata juru bicara PBB.

“Kami telah diberitahu pada tahap ini bahwa hal tersebut tidak diperlukan karena India memiliki sistem yang cukup kuat untuk menangani hal ini,” kata wakil juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Farhan Haq. Haq mengatakan tidak ada pengiriman pasokan penting yang akan mencapai India.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

Singapore Prize