Oleh PTI

PANAJI: Pemerintah Goa pada hari Sabtu memberlakukan Pasal 144 KUHAP (CrPC) di kedua distriknya untuk melarang pertemuan publik sebelum perayaan Holi, Shab-e-Barat, Paskah dan Idul Fitri untuk mencegah penyebaran COVID 19 .

Kolektor distrik di Goa Utara dan Selatan mengeluarkan perintah yang melarang pertemuan berdasarkan Pasal 144 CrPC.

Lonjakan baru kasus COVID-19 terlihat di beberapa bagian negara dan situasinya mungkin semakin meningkat selama perayaan Holi, Shab-e-Barat, Paskah, dan Idul Fitri dengan adanya pertemuan, pertemuan, dan perayaan publik, kata perintah tersebut. negara bagian.

Departemen kesehatan negara bagian telah memberlakukan pembatasan lokal untuk merayakan festival-festival ini sebagaimana tercantum dalam prosedur operasi standar Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga.

Penegakan jarak sosial (social distance) bagi masyarakat sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit.

Oleh karena itu, pasal 144 CrPC diberlakukan, kata perintah itu.

Negara bagian tersebut mencatat 170 kasus baru virus corona pada hari Sabtu, menjadikan jumlah infeksi menjadi 57.453, kata seorang pejabat departemen kesehatan negara bagian.

Setidaknya 69 pasien dipulangkan dari berbagai fasilitas perawatan, sementara satu orang meninggal karena infeksi pada siang hari, kata pejabat itu.

Dengan demikian, jumlah pasien yang sembuh di negara bagian tersebut mencapai 55.250 orang dan jumlah korban jiwa mencapai 824 orang, katanya.

Artinya, negara bagian pesisir itu memiliki 1.379 kasus aktif, katanya.

Dengan tambahan 2.479 sampel usap yang diuji pada siang hari, jumlah total tes yang dilakukan di negara bagian tersebut meningkat menjadi 5.37.572, tambah pejabat itu.

Angka COVID-19 di Goa sebagai berikut: Kasus positif 57.453, kasus baru 170, korban meninggal 824, keluar 55.250, kasus aktif 1.379, sampel diuji hingga tanggal 5.37.572.

Badan legislatif Goa telah meminta semua MLA di negara bagian itu untuk melakukan tes, sehari setelah salah satu dari 40 anggotanya mengumumkan bahwa dia terinfeksi virus corona, kata seorang pejabat pada hari Sabtu.

MLA yang terinfeksi dari Panaji, Atanasio Monserratte, berpartisipasi dalam proses sidang anggaran dewan legislatif negara bagian yang sedang berlangsung.

Dalam nasihat kesehatan yang dikeluarkan pada hari Sabtu, Sekretaris Legislatif Goa Namrata Ulman meminta 40 MLA dan stafnya untuk melakukan tes di pusat kesehatan primer atau rumah sakit.

“Semua anggota harus memberikan hasil usapnya ke PGS/Rumah Sakit di wilayah hukumnya, serta staf kontak utama juga harus memberikan hasil usapnya untuk pengujian di PGS/Rumah Sakitnya pada tanggal 27 dan 28 Maret 2021,” bunyinya.

Sesi anggaran dimulai pada 24 Maret.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

link demo slot