KOLKATA: Menteri Pendidikan Benggala Barat Partha Chatterjee pada hari Minggu mengatakan tidak ada rencana segera untuk memulai kelas di perguruan tinggi dan universitas di seluruh negara bagian.
Usai pertemuan virtual dengan para wakil rektor perguruan tinggi negeri, Menkeu mengatakan kampus saat ini belum bisa dibuka untuk mahasiswa karena pandemi.
“Perkuliahan akan terus diadakan secara online. Departemen Pendidikan Tinggi berpandangan, setelah memperoleh pendapat dari para VC, bahwa perkuliahan tidak dapat diadakan di kampus dalam situasi saat ini karena pandemi masih berlanjut,” kata Chatterjee.
BACA JUGA | Dugaan efek samping dari uji coba vaksin Covishield, sukarelawan yang berbasis di Chennai meminta kompensasi sebesar Rs 5 crore
Institusi pendidikan tinggi juga dapat memperpanjang proses penerimaan selama 15 hari lagi baik di tingkat sarjana maupun pascasarjana, kata menteri.
Kurikulum UG dan PG akan dibatasi melalui konsultasi dengan otoritas universitas masing-masing, katanya.
Terkait pertanyaan, Chatterjee mengatakan, semester pertama juga bisa dilaksanakan secara online jika situasi memungkinkan.
Sebelumnya pada bulan Oktober, pemerintah mengatakan sedang mempertimbangkan untuk memulai kegiatan kampus di beberapa institusi pendidikan tinggi milik negara mulai tanggal 1 Desember, tergantung pada situasi pandemi.
LIHAT JUGA:
KOLKATA: Menteri Pendidikan Benggala Barat Partha Chatterjee pada hari Minggu mengatakan tidak ada rencana segera untuk memulai kelas di perguruan tinggi dan universitas di seluruh negara bagian. Usai pertemuan virtual dengan para wakil rektor perguruan tinggi negeri, kata Menkeu, kampus saat ini belum bisa dibuka untuk mahasiswa karena adanya pandemi. “Perkuliahan akan tetap diadakan secara online. Departemen Pendidikan Tinggi berpandangan, setelah mendapatkan pendapat dari para VC, bahwa perkuliahan tidak dapat diadakan di kampus-kampus dalam situasi pandemi yang masih berlanjut,” kata Chatterjee. cmd.push(fungsi() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); BACA JUGA | Menurut dugaan efek samping dari uji coba vaksin Covishield, sukarelawan yang berbasis di Chennai meminta kompensasi sebesar Rs 5 crore. Institusi pendidikan tinggi juga dapat memperpanjang proses penerimaan selama 15 hari lagi baik di tingkat sarjana maupun pascasarjana, kata menteri. Kurikulum UG dan PG akan dibatasi melalui konsultasi dengan otoritas universitas masing-masing, katanya. Terkait pertanyaan, Chatterjee mengatakan, semester pertama juga bisa dilaksanakan secara online jika situasi memungkinkan. Sebelumnya pada bulan Oktober, pemerintah mengatakan sedang mempertimbangkan untuk memulai kegiatan kampus di beberapa institusi pendidikan tinggi milik negara mulai tanggal 1 Desember, tergantung pada situasi pandemi. LIHAT JUGA: