Oleh Desktop daring

KATHMANDU: Operasi pencarian pesawat bermesin ganda 9 NAET milik Tara Air, yang hilang di distrik pegunungan Mustang pada Minggu pagi, telah dibatalkan hari ini karena hujan salju lebat.

“Operasi pencarian dan penyelamatan telah dihentikan karena hujan salju lebat. Semua helikopter yang dikerahkan untuk pencarian dan penyelamatan telah dipanggil kembali ke pangkalan,” kata Premnath Thakur, manajer umum TIA.

Demikian pula, status pesawat tersebut belum dapat dipastikan, kata Kepala Bandara Internasional Tribhuwan.

BACA JUGA | Pesawat Nepal hilang yang membawa 22 orang, termasuk 4 orang India, ditemukan di Mustang; statusnya masih harus ditentukan

Pada Minggu pagi, 9 pesawat NAET bermesin ganda Tara Air yang membawa 22 penumpang, termasuk 4 warga negara India dan 3 warga negara Jepang, terbang dari Pokhara ke Jomsom pada pukul 09:55, kehilangan kontak setelah mencapai kawasan Lete di Mustang, kata pihak bandara. pihak berwajib.

Menurut informasi yang diberikan masyarakat setempat kepada Angkatan Darat Nepal, pesawat Tara Air jatuh di muara sungai Lamche di bawah longsor Manapathi Himal. Juru bicara militer Narayan Silwal mengatakan tentara Nepal bergerak ke lokasi tersebut dari jalur darat dan udara.

Kementerian Dalam Negeri telah mengerahkan dua helikopter swasta dari Mustang dan Pokhara untuk mencari pesawat yang hilang. Helikopter Angkatan Darat Nepal juga sedang dipersiapkan untuk dikerahkan untuk pencarian, kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Phadindra Mani Pokharel kepada ANI.

Menurut TV Negara, pesawat yang hilang itu menampung antara lain 4 orang India. Sumber mengatakan empat orang India di dalamnya adalah anggota keluarga dari Mumbai.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

Togel Singapura