Layanan Berita Ekspres

CHANDIGARH: Perkembangan di Afghanistan telah menciptakan situasi keamanan baru bagi India dan menimbulkan kekhawatiran, kata Menteri Pertahanan Rajnath Singh pada hari Senin.

“Apa pun yang terjadi di negara tetangga Afghanistan menimbulkan kekhawatiran terhadap aparat keamanan. Pemerintah kami sedang memantau situasi yang berkembang di negara ini,” kata Singh.

“Keselamatan warga India (yang masih terjebak di Afghanistan) memprihatinkan… Pemerintah kami juga waspada agar pasukan anti-India tidak memanfaatkan situasi yang berubah untuk mendorong terorisme lintas batas di sini,” ujarnya. saat menyampaikan ceramah tentang keamanan nasional dalam rangkaian Kuliah Balramji Das Tandon yang diselenggarakan oleh Universitas Panjab.

Singh mengatakan India siap menghadapi segala kemungkinan dalam upaya mengamankan kedaulatannya dan pemerintah bertujuan untuk menjadikan negara itu kuat sehingga negara-negara tetangganya yang lebih kecil juga bisa merasa aman dan terlindungi.

Menkeu menekankan perlunya peningkatan dan pemutakhiran sistem keamanan nasional secara terus menerus untuk menghadapi tantangan baru.

Beberapa ancaman baru muncul karena perkembangan teknologi modern, namun India siap menghadapinya, ujarnya.

“Pemerintah kami waspada dan siap menghadapi segala situasi. Kami selalu siap menghadapi ancaman yang datang dari mana saja – darat, udara, dan air.”

Mengacu pada “defisit kepercayaan” antara India dan Pakistan sebagai “masalah besar”, Singh mengatakan negara tetangganya memahami bahwa mereka tidak dalam posisi untuk berbuat banyak di Kashmir, terutama setelah pencabutan Pasal 370.

Operasi efektif pasukan keamanan untuk menghentikan terorisme telah berlangsung di sana selama tujuh tahun.

“Sisa terorisme di Kashmir juga akan berakhir. Saya mempunyai keyakinan ini karena kekuatan dan oksigen yang digunakan pasukan separatis untuk sampai ke sana karena Pasal 370 dan 35A kini telah hilang.”

Mengenai pendirian LAC, ia mengatakan India menginginkan solusi damai melalui dialog dengan Tiongkok, namun pemerintah tidak akan pernah berkompromi mengenai masalah “perbatasan negara, kehormatan dan harga diri”.

“Kami tidak akan pernah membiarkan kesucian perbatasan dilanggar,” tegas Menkeu.

‘Perbatasan Pakistan aman’

Panglima militer Pakistan, Jenderal Qamar Javed Bajwa, telah meyakinkan anggota parlemen bahwa perbatasan negaranya aman dan pasukannya siap menghadapi situasi “apa pun”, di tengah perubahan situasi di negara tetangganya, Afghanistan.