Oleh PTI

PATNA: Tanggap darurat nomor ‘112’ akan mulai beroperasi di Bihar pada tahun anggaran berikutnya, kata Menteri Perencanaan dan Pembangunan Bijendra Prasad Yadav pada hari Jumat.

Masyarakat dapat menghubungi nomor bebas pulsa untuk semua layanan darurat, termasuk polisi, pemadam kebakaran dan kesehatan, katanya pada pertemuan tersebut saat membahas permintaan anggaran Departemen Dalam Negeri.

“ERSS, sistem tanggap darurat berbasis nomor tunggal (112) pan-India untuk warga negara dalam keadaan darurat, akan mulai beroperasi di negara bagian tersebut pada tahun keuangan 2022-2023,” katanya.

“Setelah operasionalisasi ERSS (Emergency Response Support System), seluruh panggilan darurat akan diterima dan selanjutnya dialihkan ke departemen terkait untuk bantuan cepat kepada penelepon darurat. Pusat ERSS akan berfungsi 24 jam,” ujarnya.

Proyek ERSS akan dilaksanakan di negara bagian tersebut secara bertahap, dimulai dari Patna, kata seorang pejabat senior departemen dalam negeri.

ERSS adalah proyek utama untuk tanggap darurat.

Ia juga menyediakan dana kepada negara bagian untuk itu, katanya.

Sementara itu, di DPR terjadi perdebatan sengit dengan anggota RJD yang menentang pemberian tambahan dana kepada Kementerian Dalam Negeri pada tahun anggaran 2022-2023.

Setelah Ketua Vijay Kumar Sinha menyatakan bahwa permintaan anggaran disahkan melalui pemungutan suara, RJD mengupayakan pemisahan suara.

Juru bicara tersebut mengesampingkan perpecahan dan mengatakan dia akan memilih sejumlah orang yang mendukung dan menentangnya.

Pembicara kemudian mengumumkan bahwa tuntutan tersebut mendapat dukungan dari 113 anggota, sementara 60 orang menentangnya.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

Pengeluaran SDY