KOLKATA: Polisi harus mengawal Menteri Tenaga Kerja Benggala Barat Malay Ghatak keluar dari Stadion Indoor Netaji pada hari Senin, tempat pertemuan sebuah badan yang bekerja untuk kesejahteraan pekerja, ketika beberapa pekerja kontrak melakukan protes di depannya. menurunkan poster para pemimpin senior karena permasalahan yang diangkat oleh mereka tidak ditangani.
Menteri Tenaga Listrik Sovondeb Chattopadhyay, Menteri Pembangunan Perkotaan Firhad Hakim dan Menteri Urusan Konsumen Sadhan Pandey hadir dalam pertemuan tersebut namun pergi sebelum para pekerja kontrak yang tergabung dalam ‘Organisasi Buruh Wiraswasta’ memulai protes.
Meski tidak ada yang ditangkap, anggota organisasi tersebut memblokir Jalan Shahid Khudiram Bose di dekat lokasi kejadian setelah kejadian tersebut.
Saat dihubungi, Ghatak mengatakan kepada PTI bahwa pemerintah negara bagian telah menerima perwakilan dari para pekerja kontrak, termasuk permintaan untuk menjadikan mereka pekerja tetap.
“Kami tidak mengumumkan apa pun hari ini. Kami tahu bahwa para buruh ini tidak mendapatkan komisi mereka selama enam bulan terakhir. Kami sedang mempertimbangkan tuntutan mereka, namun protes seperti itu sama sekali tidak beralasan,” kata Ghatak.
Saat ditanya, Hakim mengatakan persoalan itu akan dibawa ke kabinet untuk dibahas.
Para buruh kontrak mengatakan bahwa mereka menghadiri pertemuan tersebut hanya setelah tuntutan mereka terjamin.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
KOLKATA: Polisi harus mengawal Menteri Tenaga Kerja Benggala Barat Malay Ghatak keluar dari Stadion Indoor Netaji pada hari Senin, tempat pertemuan sebuah badan yang bekerja untuk kesejahteraan pekerja, ketika beberapa pekerja kontrak melakukan protes di depannya. menurunkan poster para pemimpin senior karena permasalahan yang diangkat oleh mereka tidak ditangani. Menteri Tenaga Listrik Sovondeb Chattopadhyay, Menteri Pembangunan Perkotaan Firhad Hakim dan Menteri Urusan Konsumen Sadhan Pandey hadir dalam pertemuan tersebut namun pergi sebelum para pekerja kontrak yang tergabung dalam ‘Organisasi Buruh Wiraswasta’ memulai protes. Meskipun tidak ada yang ditangkap, anggota organisasi tersebut memblokir Jalan Shahid Khudiram Bose di dekat lokasi kejadian setelah kejadian tersebut.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’) ) Saat dihubungi, Ghatak mengatakan kepada PTI bahwa pemerintah negara bagian telah menerima perwakilan dari para pekerja kontrak, termasuk permintaan untuk menjadikan mereka pekerja tetap. “Kami tidak mengumumkan apa pun hari ini. Kami tahu bahwa para buruh ini tidak mendapatkan komisi mereka selama enam bulan terakhir. Kami sedang mempertimbangkan tuntutan mereka, namun protes seperti itu sama sekali tidak beralasan,” kata Ghatak. Saat ditanya, Hakim mengatakan persoalan itu akan dibawa ke kabinet untuk dibahas. Para buruh kontrak mengatakan bahwa mereka menghadiri pertemuan tersebut hanya setelah tuntutan mereka terjamin. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp