HOOGHLY: Menjelang pemilihan Majelis Benggala Barat tahap kedua, Ketua Menteri Mamata Banerjee pada hari Rabu mengatakan hooliganisme yang dilakukan oleh pemerintah Kiri diulangi oleh Partai Bharatiya Janata (BJP).
Berbicara pada rapat umum di Goghat, dia berkata, “Suatu kali saya pergi menghadiri sebuah program di Chamkaitala dan kami tidak diizinkan menyiapkan panggung untuk pertemuan tersebut. Kami tidak diizinkan mengambil mikrofon dan suara tembakan berulang kali terdengar di latar belakang. . Hooliganisme Partai Komunis India (Marxis) kini diulangi oleh BJP.”
Banerjee juga mengatakan ada konspirasi untuk membunuh anggota Kongres Trinamool, Ajit Kumar Panja.
Tadi saya mengadakan pertemuan di Gopinathpur. Setelah berangkat ke Midnapore, saya mengetahui bahwa CPM telah merebut seluruh wilayah, dari Arambag hingga Goghat, dan membakar beberapa rumah, tambahnya.
Dia juga memuji dirinya sendiri karena menciptakan beberapa proyek pembangunan di Benggala Barat.
“Hari ini Kereta Api sudah sampai ke Goghat, itu yang saya kerjakan. BJP dan CPI(M) tidak membuatnya, tapi sekarang mereka mulai meresmikan proyek-proyek ini. Mereka tidak punya rasa malu!” dia berkomentar.
Pada pemilu tahap kedua, total 30 daerah pemilihan Majelis dari distrik 24 Parganas Selatan, Bankura, Paschim Medinipur dan Purba Medinipur akan melakukan pemungutan suara.
Ada 171 kandidat yang bersaing dalam pemilu tahap II di Benggala Barat, dimana 152 kandidat adalah laki-laki dan hanya 19 kandidat perempuan.
Di antara kandidat tersebut, tidak diragukan lagi ada dua tokoh yang paling menonjol, yaitu Mamata Banerjee dan mantan rekan menterinya Suvendu Adhikari, yang bergabung dengan BJP pada Desember tahun lalu.
Nandigram siap menyaksikan kontes paling terkenal di fase kedua di mana Banerjee dan Adhikari diadu satu sama lain. Adhikari sebelumnya berjanji akan keluar dari politik jika dia tidak mengalahkan Mamata Banerjee dengan selisih 50.000 suara di Nandigram.
HOOGLY: Menjelang pemilihan Majelis Benggala Barat tahap kedua, Ketua Menteri Mamata Banerjee pada hari Rabu mengatakan hooliganisme yang dilakukan oleh pemerintah Kiri diulangi oleh Partai Bharatiya Janata (BJP). Berbicara pada rapat umum di Goghat, dia berkata, “Suatu kali saya pergi menghadiri sebuah program di Chamkaitala dan kami tidak diizinkan menyiapkan panggung untuk pertemuan tersebut. Kami tidak diizinkan mengambil mikrofon dan suara tembakan berulang kali terdengar di latar belakang. . Hooliganisme Partai Komunis India (Marxis) kini diulangi oleh BJP.” Banerjee juga mengatakan ada konspirasi untuk membunuh Anggota Kongres Trinamool Ajit Kumar Panja.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Tadi saya mengadakan pertemuan di Gopinathpur. Setelah berangkat ke Midnapore, saya mengetahui bahwa CPM telah merebut seluruh wilayah, dari Arambag hingga Goghat, dan membakar beberapa rumah, tambahnya. Dia juga memuji dirinya sendiri karena menciptakan beberapa proyek pembangunan di Benggala Barat. “Hari ini Kereta Api mencapai Goghat, itu yang saya kerjakan. BJP dan CPI(M) tidak menciptakannya tapi sekarang mereka memperkenalkan proyek-proyek ini. Mereka tidak punya rasa malu!” dia berkomentar. Pada pemilu tahap kedua, total 30 daerah pemilihan Majelis dari distrik 24 Parganas Selatan, Bankura, Paschim Medinipur dan Purba Medinipur akan melakukan pemungutan suara. Ada 171 kandidat yang bersaing dalam pemilu tahap II di Benggala Barat, dimana 152 kandidat adalah laki-laki dan hanya 19 kandidat perempuan. Di antara kandidat tersebut, tidak diragukan lagi ada dua tokoh yang paling menonjol, yaitu Mamata Banerjee dan mantan rekan menterinya Suvendu Adhikari, yang bergabung dengan BJP pada Desember tahun lalu. Nandigram siap menyaksikan kontes paling terkenal di fase kedua di mana Banerjee dan Adhikari diadu satu sama lain. Adhikari sebelumnya berjanji akan keluar dari politik jika dia tidak mengalahkan Mamata Banerjee dengan selisih 50.000 suara di Nandigram.