MUMBAI: Mengingat peningkatan kasus baru COVID-19, Ketua Menteri Maharashtra Uddhav Thackeray pada hari Minggu meminta para pejabat untuk menyiapkan rencana penerapan lockdown yang akan berdampak minimal pada perekonomian berdasarkan rekomendasi gugus tugas COVID-19 negara bagian tersebut, kata rilis resmi.
Dalam pertemuan yang diadakan dengan ketua menteri, menteri kesehatan Rajesh Tope dan pejabat lainnya, anggota gugus tugas menyatakan keprihatinan bahwa negara bagian tersebut mungkin melaporkan 40.000 kasus baru dalam 24 jam ke depan, katanya.
Dalam pertemuan tersebut, CM meninjau infrastruktur kesehatan termasuk ketersediaan tempat tidur, oksigen, obat-obatan, dll. di negara bagian tersebut untuk merawat pasien COVID-19.
Gugus tugas tersebut kemudian merekomendasikan agar pemerintah negara bagian menerapkan langkah-langkah seperti lockdown yang lebih ketat untuk membendung peningkatan kasus positif virus corona.
Ketua menteri kemudian meminta para pejabat untuk menyiapkan rencana rinci untuk menerapkan lockdown yang akan berdampak minimal terhadap perekonomian negara, kata rilis tersebut.
“Seharusnya tidak ada kebingungan apa pun di antara masyarakat setelah lockdown diumumkan,” kata CM.
Maharashtra mengalami peningkatan besar kasus positif virus corona dalam seminggu terakhir. Sebanyak satu lakh infeksi baru telah ditambahkan ke dalam penghitungan negara bagian tersebut dalam rentang waktu yang singkat.
“24.619 kasus dilaporkan dalam satu hari pada bulan September 2020. Namun, pada 27 Maret tahun ini, negara bagian tersebut melaporkan 35.726 kasus baru dalam sehari. Jumlah ini mungkin akan menyentuh 40.000 dalam 24 jam ke depan,” bunyi rilis tersebut. para anggota gugus tugas.
Berjuang untuk membendung lonjakan kasus positif virus corona, CM pada hari Jumat memerintahkan para pejabat untuk menerapkan Pasal 144 KUHAP yang melarang pertemuan lima orang atau lebih pada malam hari di negara bagian itu mulai tanggal 28 Maret.
Pada hari Sabtu, pemerintah negara bagian mengumumkan larangan mengadakan segala jenis pertemuan, termasuk pertemuan politik dan keagamaan. Pemerintah juga memerintahkan agar restoran, taman, dan pusat perbelanjaan tetap tutup mulai Sabtu malam antara pukul 20.00 hingga 07.00. Masyarakat juga tidak diperbolehkan mengunjungi pantai pada pukul 20:00 hingga 07:00.
Maharashtra pada hari Sabtu melaporkan 35,726 kasus positif virus corona baru, kenaikan harian tertinggi kedua, sehingga totalnya menjadi 26,73,461.
Dengan jumlah 166, negara bagian ini melaporkan jumlah kematian tertinggi akibat COVID-19 sepanjang tahun ini.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
MUMBAI: Mengingat peningkatan kasus baru COVID-19, Ketua Menteri Maharashtra Uddhav Thackeray pada hari Minggu meminta para pejabat untuk menyiapkan rencana penerapan lockdown yang akan berdampak minimal pada perekonomian berdasarkan rekomendasi gugus tugas COVID-19 negara bagian tersebut, kata rilis resmi. Dalam pertemuan yang diadakan dengan ketua menteri, menteri kesehatan Rajesh Tope dan pejabat lainnya, anggota gugus tugas menyatakan keprihatinan bahwa negara bagian tersebut mungkin melaporkan 40.000 kasus baru dalam 24 jam ke depan, katanya. Dalam pertemuan tersebut, CM meninjau infrastruktur kesehatan termasuk ketersediaan tempat tidur, oksigen, obat-obatan, dll. mampu merawat pasien COVID-19.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad- 8052921-2’); ); Gugus tugas tersebut kemudian merekomendasikan agar pemerintah negara bagian menerapkan langkah-langkah seperti lockdown yang lebih ketat untuk membendung peningkatan kasus positif virus corona. Ketua menteri kemudian meminta para pejabat untuk menyiapkan rencana rinci untuk menerapkan lockdown yang akan berdampak minimal terhadap perekonomian negara, kata rilis tersebut. “Seharusnya tidak ada kebingungan apa pun di antara masyarakat setelah lockdown diumumkan,” kata CM. Maharashtra mengalami peningkatan besar kasus positif virus corona dalam seminggu terakhir. Sebanyak satu lakh infeksi baru telah ditambahkan ke dalam penghitungan negara bagian tersebut dalam rentang waktu yang singkat. “24.619 kasus dilaporkan dalam satu hari pada bulan September 2020. Namun, pada 27 Maret tahun ini, negara bagian tersebut melaporkan 35.726 kasus baru dalam sehari. Jumlah ini mungkin akan menyentuh 40.000 dalam 24 jam ke depan,” bunyi rilis tersebut. para anggota gugus tugas. Berjuang untuk menahan peningkatan kasus positif virus corona, CM pada hari Jumat memerintahkan para pejabat untuk menerapkan Pasal 144 KUHAP yang melarang pertemuan lima orang atau lebih pada malam hari di negara bagian tersebut, mulai tanggal 28 Maret. Pada hari Sabtu, pemerintah negara bagian mengumumkan larangan mengadakan segala jenis pertemuan, termasuk pertemuan politik dan keagamaan. Pemerintah juga memerintahkan agar restoran, taman, dan pusat perbelanjaan tetap tutup mulai Sabtu malam antara pukul 20.00 hingga 07.00. Masyarakat juga tidak diperbolehkan mengunjungi pantai pada pukul 20:00 hingga 07:00. Maharashtra pada hari Sabtu melaporkan 35,726 kasus positif virus corona baru, kenaikan harian tertinggi kedua, sehingga totalnya menjadi 26,73,461. Dengan jumlah 166, negara bagian ini melaporkan jumlah kematian tertinggi akibat COVID-19 sepanjang tahun ini. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp