NEW DELHI: Amit Malviya dari BJP pada hari Selasa membandingkan kecaman pembuat film Israel Nadav Lapid terhadap ‘The Kashmir Files’ dengan penyangkalan Holocaust, pembunuhan jutaan orang Yahudi oleh rezim Hitler.
Kepala departemen TI partai tersebut mengatakan: “Untuk waktu yang lama, orang-orang bahkan menyangkal Holocaust dan menyebut Daftar Schindler sebagai ‘propaganda’, sama seperti yang dilakukan beberapa orang terhadap arsip Kashmir. Kebenaran pada akhirnya akan menang, apa pun yang terjadi.”
Dia mencatat bahwa Duta Besar Israel menanggapi kritik Lapid dari ‘The Kashmir Files’, sebuah film yang menyoroti kekerasan dan penderitaan yang dialami Pandit Kashmir setelah militansi pecah di Lembah.
Pembuat film Israel Lapid, ketua juri Festival Film Internasional India (IFFI) ke-53, pada hari Senin film sebagai “propaganda” dan “vulgar”.
PERHATIKAN |
Berbicara pada upacara penutupan acara di Goa, di hadapan Menteri Informasi dan Penyiaran Anurag Thakur, Lapid mengatakan: “Mereka semua (juri)” “kesal dan terkejut” melihat film tersebut ditayangkan di festival tersebut. Festival film tahunan ini diselenggarakan oleh Direktorat Festival Film yang merupakan bagian dari Kementerian Informasi dan Penyiaran.
“Kami semua kesal dan kaget dengan film ke-15, ‘The Kashmir Files’. Rasanya seperti film propaganda dan vulgar, tidak pantas untuk bagian kompetisi seni di festival film bergengsi. Saya merasa sangat nyaman berbagi perasaan ini secara terbuka dengan Anda di sini, di panggung ini. Dalam semangat festival ini tentunya juga dapat menerima diskusi kritis yang penting bagi seni dan kehidupan,” tambah Lapid dalam sambutannya pada acara tersebut.
NEW DELHI: Amit Malviya dari BJP pada hari Selasa membandingkan kecaman pembuat film Israel Nadav Lapid terhadap ‘The Kashmir Files’ dengan penyangkalan Holocaust, pembunuhan jutaan orang Yahudi oleh rezim Hitler. Kepala departemen TI partai tersebut mengatakan: “Untuk waktu yang lama, orang-orang bahkan menyangkal Holocaust dan menyebut Daftar Schindler sebagai ‘propaganda’, sama seperti yang dilakukan beberapa orang terhadap arsip Kashmir. Kebenaran pada akhirnya akan menang, apa pun yang terjadi.” Dia mencatat bahwa duta besar Israel menanggapi kritik Lapid terhadap ‘The Kashmir Files’, sebuah film yang menyoroti kekerasan dan penderitaan yang dialami Pandit Kashmir setelah militansi di Valley.googletag.cmd.push(function() googletag.display rusak. (‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Pembuat film Israel Lapid, ketua juri Festival Film Internasional India (IFFI) ke-53, pada hari Senin menggambarkan film tersebut sebagai “propaganda” dan “vulgar”. PERHATIKAN | Berbicara pada upacara penutupan acara di Goa, di hadapan Menteri Informasi dan Penyiaran Anurag Thakur, Lapid mengatakan: “Mereka semua (juri)” “kesal dan terkejut” melihat film tersebut ditayangkan di festival tersebut. Festival film tahunan ini diselenggarakan oleh Direktorat Festival Film yang merupakan bagian dari Kementerian Informasi dan Penyiaran. “Kami semua kesal dan kaget dengan film ke-15, ‘The Kashmir Files’. Rasanya seperti film propaganda dan vulgar, tidak pantas untuk bagian kompetisi seni di festival film bergengsi. Saya merasa sangat nyaman berbagi perasaan ini secara terbuka dengan Anda di sini, di panggung ini. Dalam semangat festival ini tentunya juga dapat menerima diskusi kritis yang penting bagi seni dan kehidupan,” tambah Lapid dalam sambutannya pada acara tersebut.