Oleh IAN

NEW DELHI: Kabut tebal menyelimuti dataran Indo-Gangga, termasuk Delhi, pada pagi keempat perjalanan pada hari Kamis, mengurangi jarak pandang di ibu kota negara dan mempengaruhi pergerakan lalu lintas.

Bandara Palam dan Safdarjung di ibu kota negara mencatat tingkat visibilitas 200 meter pada pukul 5.30 pagi.

“Prosedur visibilitas rendah sedang dilakukan di bandara Delhi. Semua operasi penerbangan normal. Penumpang diminta menghubungi maskapai untuk mendapatkan informasi penerbangan terkini,” bunyi peringatan yang dikeluarkan Delhi International Airport Limited (DIAL) pada Kamis dini hari.

Sekitar 20 kereta tertunda akibat kabut tebal dan rendahnya jarak pandang yang menyelimuti ibu kota negara di stasiun kereta New Delhi pagi ini.

Jarak pandang pada pukul 8.30 WIB, 0 meter di Bhatinda, Ludhiana, Patiala, Ganganagar, Bareilly memiliki jarak pandang 25 meter. Amritsar, Kernal, Chandigarh, Bahraich, Churu, Pantnagar, Lucknow, Purnea, Agartala memiliki jarak pandang 50 meter. Ambala, Jarak pandangnya Safdarjung, Palam, Patna, Supaul-masing-masing 200 m sedangkan Mandi, Bhiwani, Ridge, Fursagnaj, Jamshedpur, Panagarh, Cooch Behar, Haflong memiliki jarak pandang 500 meter,” cuit Departemen Meteorologi India (IMD).

IMD telah mengeluarkan peringatan ‘gelombang dingin’ di banyak negara bagian di India Utara.

Penurunan suhu juga tercatat di negara bagian India Utara termasuk Delhi, Uttar Pradesh, Punjab dan Bihar.

Kota Srinagar di J&K pada hari Kamis menghadapi malam terdingin musim ini sejauh ini dengan suhu minimum minus 5,5 derajat Celcius.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

uni togel