NEW DELHI: India telah mencatat 17.073 infeksi virus corona baru, sehingga totalnya menjadi 4.34.07.046, sementara kasus positif harian telah melampaui 5 persen setelah lebih dari empat bulan, kata kementerian kesehatan Union pada hari Senin.
Jumlah korban tewas meningkat menjadi 5.25.020 dengan 21 kematian baru, menurut data yang diperbarui oleh kementerian pada pukul 8 pagi. Kasus aktif meningkat menjadi 94.420 atau 0,22 persen dari total infeksi.
Tingkat kesembuhan COVID-19 nasional tercatat sebesar 98,57 persen, kata kementerian. Jumlah kasus aktif COVID-19 tercatat bertambah 1.844 kasus dalam kurun waktu 24 jam, menurut data tersebut.
Positivity rate harian tercatat 5,62 persen, sedangkan positivity rate mingguan tercatat 3,39 persen. Positifitas harian melebihi 5 persen setelah jeda 139 hari.
Jumlah orang yang sembuh bertambah 4.27.87.606 orang, sedangkan angka kematian tercatat 1,21 persen.
Menurut kementerian, sejauh ini 197,11 crore dosis vaksin telah diberikan di negara tersebut melalui kampanye vaksinasi COVID-19 secara nasional.
Jumlah COVID-19 di India melampaui angka 20 lakh pada 7 Agustus 2020, 30 lakh pada 23 Agustus, 40 lakh pada 5 September, dan 50 lakh pada 16 September.
Ini melampaui 60 lakh pada 28 September, 70 lakh pada 11 Oktober, melewati 80 lakh pada 29 Oktober, 90 lakh pada 20 November dan melewati angka satu crore pada 19 Desember.
Negara ini melewati tonggak sejarah yang suram dengan dua crore kasus pada tanggal 4 Mei 2021, tiga crore kasus pada tanggal 23 Juni, dan empat crore kasus pada tanggal 25 Januari tahun ini.
Ke-21 kematian baru tersebut termasuk enam di Kerala, lima di Maharashtra, empat di Delhi, masing-masing dua di Goa dan Punjab, serta masing-masing satu di Jammu dan Kashmir dan Uttar Pradesh, kata data tersebut.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: India telah mencatat 17.073 infeksi virus corona baru, sehingga totalnya menjadi 4.34.07.046, sementara kasus positif harian telah melampaui 5 persen setelah lebih dari empat bulan, kata kementerian kesehatan Union pada hari Senin. Jumlah korban tewas meningkat menjadi 5.25.020 dengan 21 kematian baru, menurut data yang diperbarui oleh kementerian pada pukul 8 pagi. Kasus aktif meningkat menjadi 94.420 atau 0,22 persen dari total infeksi. Tingkat kesembuhan COVID-19 nasional tercatat sebesar 98,57 persen, kata kementerian. Jumlah kasus aktif COVID-19 tercatat bertambah 1.844 kasus dalam kurun waktu 24 jam, menurut data.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad- 8052921- 2’); ); Positivity rate harian tercatat 5,62 persen, sedangkan positivity rate mingguan tercatat 3,39 persen. Positifitas harian melebihi 5 persen setelah jeda 139 hari. Jumlah orang yang sembuh bertambah 4.27.87.606 orang, sedangkan angka kematian tercatat 1,21 persen. Menurut kementerian, sejauh ini 197,11 crore dosis vaksin telah diberikan di negara tersebut melalui kampanye vaksinasi COVID-19 secara nasional. Jumlah COVID-19 di India melampaui angka 20 lakh pada 7 Agustus 2020, 30 lakh pada 23 Agustus, 40 lakh pada 5 September, dan 50 lakh pada 16 September. Ini melintasi 60 lakh pada tanggal 28 September, 70 lakh pada tanggal 11 Oktober, melewati 80 lakh pada tanggal 29 Oktober, 90 lakh pada tanggal 20 November dan melewati angka satu crore pada tanggal 19 Desember. Negara ini melewati tonggak sejarah yang suram dengan dua crore kasus pada tanggal 4 Mei 2021, tiga crore kasus pada tanggal 23 Juni, dan empat crore kasus pada tanggal 25 Januari tahun ini. Ke-21 kematian baru tersebut termasuk enam di Kerala, lima di Maharashtra, empat di Delhi, masing-masing dua di Goa dan Punjab, serta masing-masing satu di Jammu dan Kashmir dan Uttar Pradesh, kata data tersebut. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp