PARGANAS 24 UTARA: Pekerja Partai Bharatiya Janata (BJP) dari Nimta, ibu Gopal Majumdar yang berusia 85 tahun, Shobha Majumdar, yang diduga dipukuli oleh pekerja Kongres Trinamool (TMC) di distrik 24 Parganas Utara bulan lalu, meninggal dalam keadaan kecil jam pada hari Senin.
Di Twitter, presiden nasional BJP JP Nadda mengatakan: “Saya mendoakan kedamaian bagi jiwa ibu tua Nimta, Shobha Majumdar. Dia harus mengorbankan hidupnya untuk putranya Gopal Majumdar yang berada di BJP. BJP akan selalu mengingat pengorbanannya. Dia adalah ‘Benggala’ ibu’ serta ‘anak perempuannya’. BJP akan selalu berjuang demi keselamatan ibu dan anak perempuan Bengal.”
Menteri Dalam Negeri Persatuan Amit Shah juga turut berbela sungkawa atas meninggalnya ibu calon BJP yang berusia delapan tahun dan mengatakan kematiannya akan menghantui Ketua Menteri Benggala Barat Mamata Banerjee untuk waktu yang lama.
“Turut berduka atas meninggalnya putri Bengali, Shova Majumdar ji, yang dipukuli secara brutal oleh preman TMC. Rasa sakit dan luka yang dialami keluarganya akan menghantui Mamata didi untuk waktu yang lama. Bengali akan berjuang untuk hari esok yang bebas kekerasan, Bengali akan memperjuangkannya keadaan yang lebih aman bagi saudara perempuan dan ibu kita,” katanya.
Bulan lalu, Gopal Majumdar menuduh tiga pekerja TMC menyerang rumahnya dan menyerang ibunya.
“Mereka memukul kepala dan leher saya. Mereka juga memukul wajah saya. Saya takut. Mereka meminta saya untuk tidak memberi tahu siapa pun tentang hal itu. Seluruh tubuh saya kesakitan,” kata Shobha Majumdar kepada ANI sebelumnya.
Pasca penyerangan, beberapa pimpinan BJP, termasuk Suvendu Adhikari, mengunjungi kediaman Shobha untuk membawanya ke rumah sakit. Dia dirawat di rumah sakit swasta dan kembali ke rumahnya empat hari lalu.
Setelah kematiannya, kandidat BJP di daerah pemilihan Dumdam Uttar Dr Archana Majumdar menyalahkan aktivis TMC atas serangan tersebut.
Putranya, Gopal, juga menyatakan bahwa jika dia tidak diserang bulan lalu, dia mungkin bisa hidup beberapa hari lagi.
Gopal, yang kehilangan ayahnya sebelumnya, mengatakan bahwa dia menjadi sendirian setelah kehilangan ibunya.
Kekerasan politik sering kali menjadi berita utama di Benggala Barat yang merupakan daerah pemilihan umum, ketika negara bagian tersebut memasuki fase kedua pemilihan dewan.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
PARGANAS 24 UTARA: Pekerja Partai Bharatiya Janata (BJP) dari Nimta, ibu Gopal Majumdar yang berusia 85 tahun, Shobha Majumdar, yang diduga dipukuli oleh pekerja Kongres Trinamool (TMC) di distrik 24 Parganas Utara bulan lalu, meninggal dalam keadaan kecil jam pada hari Senin. Melalui Twitter, presiden nasional BJP JP Nadda mengatakan: “Saya mendoakan kedamaian bagi jiwa ibu tua Nimta, Shobha Majumdar. Dia harus mengorbankan hidupnya untuk putranya Gopal Majumdar yang menjadi anggota BJP. BJP akan selalu mengingat pengorbanannya. Dia adalah orang Bengal ‘ibu’ serta ‘anak perempuannya’. BJP akan selalu berjuang demi keselamatan ibu dan anak perempuan Bengal.” Menteri Dalam Negeri Persatuan Amit Shah juga turut berbela sungkawa atas kematian ibu berusia delapan tahun dari kandidat BJP dan mengatakan kematiannya akan menghantui Ketua Menteri Benggala Barat Mamata Banerjee untuk waktu yang lama.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div -gpt)-iklan-8052921-2’); ); “Turut berduka atas meninggalnya putri Bengali, Shova Majumdar ji, yang dipukuli secara brutal oleh preman TMC. Rasa sakit dan luka yang dialami keluarganya akan menghantui Mamata didi untuk waktu yang lama. Bengali akan berjuang untuk hari esok yang bebas kekerasan, Bengali akan memperjuangkannya negara yang lebih aman bagi saudara perempuan dan ibu kami,” katanya. Bulan lalu, Gopal Majumdar menuduh tiga pekerja TMC menyerang rumahnya dan menyerang ibunya. “Mereka memukul kepala dan leher saya. Mereka juga memukul wajah saya. Saya takut. Mereka meminta saya untuk tidak memberi tahu siapa pun tentang hal itu. Seluruh tubuh saya kesakitan,” kata Shobha Majumdar kepada ANI sebelumnya. Pasca penyerangan, beberapa pimpinan BJP, termasuk Suvendu Adhikari, mengunjungi kediaman Shobha untuk membawanya ke rumah sakit. empat hari yang lalu. Setelah kematiannya, kandidat BJP dari daerah pemilihan Dumdam Uttar Dr Archana Majumdar menyalahkan aktivis TMC atas serangan tersebut. Putranya Gopal juga menyatakan bahwa jika dia tidak diserang bulan lalu, dia akan hidup beberapa hari lagi.Gopal, yang sebelumnya kehilangan ayahnya, mengatakan bahwa dia menjadi benar-benar sendirian setelah kehilangan ibunya. Kekerasan politik sering menjadi berita utama di Benggala Barat yang terikat jajak pendapat seiring negara bagian tersebut melanjutkan perjalanannya setelah pemilu tahap kedua. Ikuti The New Indian Express Channel di WhatsApp