PANAJI: Ketua Menteri Goa Pramod Sawant pada hari Kamis mengatakan negara bagiannya akan memulai vaksinasi terhadap kelompok usia 18-45 tahun terhadap COVID-19 “jika” dosis vaksin tersedia.
Awal bulan ini, pemerintah Union membuka vaksinasi untuk seluruh populasi orang dewasa mulai 1 Mei, namun beberapa negara bagian menghadapi kendala pasokan.
Sawant mengatakan pemerintah Goa telah memesan lima lakh dosis ke Serum Institute of India, produsen vaksin Covishield.
“Vaksinasi untuk kelompok usia 18-45 tahun akan berkembang ketika kami menerima dosisnya,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Pusat ini telah meliberalisasi pelaksanaan vaksinasi sesuai permintaan oleh pemerintah negara bagian agar lebih banyak kebebasan dalam pemilihan dan perencanaan vaksin, kata Sawant.
“Sekarang menjadi tugas negara kita untuk mengadakan vaksin dan merencanakan keberhasilan vaksinasi. Kedua hal ini akan dilakukan secara bertahap,” tambahnya.
Untuk upaya vaksinasi yang sedang berlangsung yang mencakup petugas kesehatan, pekerja garis depan, dan mereka yang berusia di atas 45 tahun, Goa sejauh ini telah menerima lebih dari 4,3 lakh dosis, kata ketua menteri.
“Kami telah memberikan dosis pertama kepada lebih dari 2,5 lakh orang dan dosis kedua kepada lebih dari 68.000 orang. Kami memiliki lebih dari 1,1 lakh dosis yang tersedia untuk vaksinasi lebih lanjut,” tambahnya.
Dengan penambahan 3.019 kasus virus corona pada hari Kamis, jumlah infeksi keseluruhan di Goa meningkat menjadi 88.028, kata seorang pejabat departemen kesehatan.
Jumlah kematian meningkat menjadi 1.146 karena 36 pasien meninggal karena infeksi virus pada hari itu, katanya.
Ini adalah hari kedua berturut-turut jumlah kasus virus corona di negara pantai tersebut tetap berada di atas angka 3.000.
Pada hari Rabu dilaporkan 3.101 kasus, sedangkan pada hari Selasa jumlahnya 2.110.
Ketika 914 pasien dipulangkan dari rumah sakit pada hari Kamis, jumlah kesembuhan meningkat menjadi 65.984.
Saat ini terdapat 20.898 kasus aktif COVID-19 di negara bagian tersebut, kata pejabat itu.
“Dengan 5.910 tes yang dilakukan dalam 24 jam terakhir, jumlah tes keseluruhan di negara bagian tersebut meningkat menjadi 6.46.059,” tambahnya.
Angka COVID-19 di Goa sebagai berikut: Kasus positif 88.028, kasus baru 3.019, angka kematian 1.146, kesembuhan 65.984, kasus aktif 20.898, sampel yang diuji hingga tanggal 6.46.059.
PANAJI: Ketua Menteri Goa Pramod Sawant pada hari Kamis mengatakan negara bagiannya akan memulai vaksinasi terhadap kelompok usia 18-45 tahun terhadap COVID-19 “jika” dosis vaksin tersedia. Awal bulan ini, pemerintah Union membuka vaksinasi untuk seluruh populasi orang dewasa mulai 1 Mei, namun beberapa negara bagian menghadapi kendala pasokan. Sawant mengatakan pemerintah Goa telah memesan lima lakh dosis ke Serum Institute of India, produsen vaksin Covishield.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921 -2’ ) ;); “Vaksinasi untuk kelompok usia 18-45 tahun akan berkembang ketika kami menerima dosisnya,” katanya dalam sebuah pernyataan. Pusat ini telah meliberalisasi pelaksanaan vaksinasi sesuai permintaan oleh pemerintah negara bagian agar lebih banyak kebebasan dalam pemilihan dan perencanaan vaksin, kata Sawant. “Sekarang menjadi tugas negara kita untuk mengadakan vaksin dan merencanakan keberhasilan vaksinasi. Kedua hal ini akan dilakukan secara bertahap,” tambahnya. Untuk upaya vaksinasi yang sedang berlangsung yang mencakup petugas kesehatan, pekerja garis depan, dan mereka yang berusia di atas 45 tahun, Goa sejauh ini telah menerima lebih dari 4,3 lakh dosis, kata ketua menteri. “Kami telah memberikan dosis pertama kepada lebih dari 2,5 lakh orang dan dosis kedua kepada lebih dari 68.000 orang. Kami memiliki lebih dari 1,1 lakh dosis yang tersedia untuk vaksinasi lebih lanjut,” tambahnya. Dengan penambahan 3.019 kasus virus corona pada hari Kamis, jumlah infeksi keseluruhan di Goa meningkat menjadi 88.028, kata seorang pejabat departemen kesehatan. Jumlah kematian meningkat menjadi 1.146 karena 36 pasien meninggal karena infeksi virus pada hari itu, katanya. Ini adalah hari kedua berturut-turut jumlah kasus virus corona di negara pantai tersebut tetap berada di atas angka 3.000. Pada hari Rabu dilaporkan 3.101 kasus, sedangkan pada hari Selasa jumlahnya 2.110. Ketika 914 pasien dipulangkan dari rumah sakit pada hari Kamis, jumlah kesembuhan meningkat menjadi 65.984. Saat ini terdapat 20.898 kasus aktif COVID-19 di negara bagian tersebut, kata pejabat itu. “Dengan 5.910 tes yang dilakukan dalam 24 jam terakhir, jumlah tes keseluruhan di negara bagian tersebut meningkat menjadi 6.46.059,” tambahnya. Angka COVID-19 di Goa sebagai berikut: Kasus positif 88.028, kasus baru 3.019, angka kematian 1.146, kesembuhan 65.984, kasus aktif 20.898, sampel yang diuji hingga tanggal 6.46.059.