KOLKATA: Empat orang terluka, satu di antaranya serius, ketika beberapa bom meledak di daerah Jagaddal di distrik 24 Parganas Utara Benggala Barat pada Minggu pagi, memicu kepanikan di daerah tersebut.
Pejabat Komisioner Kepolisian Barrackpore mengatakan, berdasarkan informasi, terjadi cekcok antara sebagian peserta pesta pernikahan dengan warga sekitar terkait pemutaran musik di gedung pernikahan pada Sabtu malam.
Beberapa bom mentah meledak di depan aula pernikahan, melukai empat anggota pesta pernikahan pada Minggu pagi, kata pejabat itu.
Lima orang ditahan sehubungan dengan insiden tersebut sementara polisi melakukan penggerebekan di daerah tersebut. Dua bom lagi yang belum meledak disita dari daerah tersebut selama penggerebekan.
Insiden tersebut memicu permainan saling menyalahkan secara politik karena BJP menuduh TMC “menimbun” bom di seluruh negara bagian menjelang pemilihan panchayat tahun 2023. Namun, TMC membantah tuduhan tersebut, dengan mengatakan BJP membuat tuduhan “palsu”.
Presiden negara bagian BJP Sukanta Majumdar mengatakan kepada wartawan bahwa para pemimpin TMC setempat telah “menumpuk” bom di daerah tersebut dan setiap kali terjadi perselisihan, bom akan dilemparkan oleh penjahat dari partai yang berkuasa.
“Beberapa ledakan bom dan penemuan bahan peledak terjadi di sabuk Bhatpara-Jagaddal di bawah sub-divisi Barrackpore di distrik 24 Parganas Utara dan keterlibatan TMC terbukti dalam setiap insiden,” kata Majumdar.
Juru bicara negara bagian TMC Jay Prakash Majumdar mengatakan, “BJP mengajukan tuduhan palsu terhadap TMC.
“Orang-orang kami tidak terlibat dalam insiden-insiden seperti itu. Ada insiden-insiden yang menyimpang. Partai kami tidak ada hubungannya dengan insiden-insiden tersebut. Polisi sedang mengambil tindakan…,” tambahnya.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
KOLKATA: Empat orang terluka, satu di antaranya serius, ketika beberapa bom meledak di daerah Jagaddal di distrik 24 Parganas Utara Benggala Barat pada Minggu pagi, memicu kepanikan di daerah tersebut. Pejabat Komisioner Kepolisian Barrackpore mengatakan, berdasarkan informasi, terjadi cekcok antara sebagian peserta pesta pernikahan dengan warga sekitar terkait pemutaran musik di gedung pernikahan pada Sabtu malam. Beberapa bom mentah meledak di depan aula pernikahan, melukai empat anggota pesta pernikahan pada Minggu pagi, kata pejabat itu.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ) ; Lima orang ditahan sehubungan dengan insiden tersebut sementara polisi melakukan penggerebekan di daerah tersebut. Dua bom lagi yang belum meledak disita dari daerah tersebut selama penggerebekan. Insiden tersebut memicu permainan saling menyalahkan secara politik karena BJP menuduh TMC “menimbun” bom di seluruh negara bagian menjelang pemilihan panchayat tahun 2023. Namun, TMC membantah tuduhan tersebut, dengan mengatakan BJP membuat tuduhan “palsu”. Presiden negara bagian BJP Sukanta Majumdar mengatakan kepada wartawan bahwa para pemimpin TMC setempat telah “menumpuk” bom di daerah tersebut dan setiap kali terjadi perselisihan, bom akan dilemparkan oleh penjahat dari partai yang berkuasa. “Beberapa ledakan bom dan penemuan bahan peledak terjadi di sabuk Bhatpara-Jagaddal di bawah sub-divisi Barrackpore di distrik 24 Parganas Utara dan keterlibatan TMC terbukti dalam setiap insiden,” kata Majumdar. Juru bicara negara bagian TMC Jay Prakash Majumdar berkata, “BJP mengajukan tuduhan palsu terhadap TMC. “Orang-orang kami tidak terlibat dalam insiden semacam itu. Ada insiden menyimpang. Partai kami tidak memiliki afiliasi dengan salah satu dari mereka. Polisi mengambil tindakan…,” tambahnya. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp