JUNAGADH: Dua orang tewas dan satu orang berada dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah setelah diduga mengonsumsi minuman keras palsu di distrik Junagadh, Gujarat, kata saudara laki-laki salah satu korban yang meninggal.
Anggota Kongres Junagadh Bhikhabhai Joshi mengatakan masyarakat Ghachipat memberitahunya bahwa banyak orang berkumpul di rumah sakit sipil ketika tiga orang dilarikan ke rumah sakit setelah jatuh sakit pada Senin malam.
Joshi memberitahu IAN Warga setempat menginformasikan bahwa ketiga orang tersebut mengeluh tidak nyaman dan mulai muntah-muntah sehingga dibawa ke rumah sakit.
Dua orang tewas dan orang ketiga dalam kondisi kritis, katanya.
Dia menambahkan bahwa dokter mengatakan masih terlalu dini untuk memberikan alasan kematian tersebut, namun hal tersebut baru akan dikonfirmasi setelah laporan post-mortem tersedia.
Salah satu almarhum telah diidentifikasi sebagai Rafiq Ghoghari, saudara laki-laki almarhum (nama tidak tersedia) mengatakan kepada media lokal bahwa dia menerima telepon di malam hari yang menginformasikan bahwa saudaranya jatuh pingsan di Gandhi Chowk setelah mengonsumsi bahan kimia (minuman keras ilegal) yang dikonsumsi. dia membawanya ke rumah sakit pemerintah.
Namun dokter menyatakan Rafiq meninggal namun kemudian menemukan satu mayat lagi tergeletak di sana. Dia mengklaim bahwa kematian tersebut bisa jadi merupakan tragedi hooch.
Polisi dikerahkan di rumah sakit pemerintah dan orang-orang tidak diperbolehkan masuk karena penduduk setempat khawatir akan ada lebih banyak orang yang menjadi korban minuman keras ilegal dan dibawa masuk pada malam harinya.
JUNAGADH: Dua orang tewas dan satu orang berada dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah setelah diduga mengonsumsi minuman keras palsu di distrik Junagadh, Gujarat, kata saudara laki-laki salah satu korban yang meninggal. Anggota Kongres Junagadh Bhikhabhai Joshi mengatakan masyarakat Ghachipat memberitahunya bahwa banyak orang berkumpul di rumah sakit sipil ketika tiga orang dilarikan ke rumah sakit setelah jatuh sakit pada Senin malam. Joshi mengatakan kepada IANS bahwa penduduk setempat memberi tahu bahwa ketiga orang tersebut mengeluh tidak nyaman dan mulai muntah-muntah sehingga dibawa ke rumah sakit.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad -8052921-2’ ); ); Dua orang tewas dan orang ketiga dalam kondisi kritis, katanya. Dia menambahkan bahwa dokter mengatakan masih terlalu dini untuk memberikan alasan kematian tersebut, namun hal tersebut baru akan dikonfirmasi setelah laporan post-mortem tersedia. Salah satu almarhum telah diidentifikasi sebagai Rafiq Ghoghari, saudara laki-laki almarhum (nama tidak tersedia) mengatakan kepada media lokal bahwa dia menerima telepon di malam hari yang menginformasikan bahwa saudaranya jatuh pingsan di Gandhi Chowk setelah mengonsumsi bahan kimia (minuman keras ilegal) yang dikonsumsi. dia membawanya ke rumah sakit pemerintah. Namun dokter menyatakan Rafiq meninggal namun kemudian menemukan satu mayat lagi tergeletak di sana. Dia mengklaim bahwa kematian tersebut bisa jadi merupakan tragedi hooch. Polisi dikerahkan di rumah sakit pemerintah dan orang-orang tidak diperbolehkan masuk karena penduduk setempat khawatir akan ada lebih banyak orang yang menjadi korban minuman keras ilegal dan dibawa masuk pada malam harinya.