Layanan Berita Ekspres
NEW DELHI: Pusat ini telah memutuskan untuk mengkorporatisasi Dewan Pabrik Persenjataan (OFB). Dewan tersebut akan tidak ada lagi setelah hari Rabu karena aset, karyawan dan manajemen dari 41 pabrik akan direstrukturisasi menjadi tujuh perusahaan sektor pertahanan publik.
Memorandum yang dikeluarkan oleh Departemen Produksi Pertahanan pada tanggal 24 September berbunyi: “Oleh karena itu, pada dan berlaku sejak tanggal yang ditunjuk, OFB, yang ditetapkan dalam surat Kementerian Pertahanan No. 1(82)/78/D(Fy.I) tanggal 01/09/1979, tidak lagi ada sebagai suatu badan. Selanjutnya, jabatan Dewan Anggota (Keuangan), OFB juga akan hilang pada dan berlaku sejak tanggal yang ditunjuk,”. Menurutnya, perintah tersebut akan mulai berlaku mulai 1 Oktober (tanggal yang ditentukan).
Berdasarkan perintah tersebut, sekitar 70.000 karyawan yang bekerja di 41 pabrik akan dibagi menjadi tujuh entitas pemerintah bernama Armored Vehicles Nigam Ltd, Advanced Weapons and Equipment India Ltd, Munitions India Ltd, Troop Comforts Ltd, Yantra India Ltd, Gliders India Ltd dan India Optel Ltd.
Pada tanggal 16 Juni tahun ini pemerintah menyetujui pembubaran OFB untuk mengkorporatisasi mereka. Menurut tatanan baru, Pemerintah telah “memutuskan bahwa seluruh pegawai OFB (Grup A, B & C) yang tergabung dalam unit produksi dan juga unit non-produksi yang teridentifikasi … akan dipindahkan secara massal ke DPSU baru pada persyaratan dinas luar negeri tanpa tunjangan deputasi (dianggap deputasi) pada awalnya untuk jangka waktu dua tahun sejak tanggal pengangkatan.”
DPSU baru akan menyusun peraturan dan ketentuan yang berkaitan dengan kondisi pelayanan pegawai yang diserap.
Proses ini dimulai setelah pertanyaan tentang kualitas amunisi diajukan oleh pihak kepolisian. Lebih dari 50% amunisi, 90 dari total 163 jenis, dipasok oleh OFB. Biaya overhead juga ditemukan tinggi. OFB terbentuk pada tahun 1775.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Pusat ini telah memutuskan untuk mengkorporatisasi Dewan Pabrik Persenjataan (OFB). Dewan tersebut akan tidak ada lagi setelah hari Rabu karena aset, karyawan dan manajemen dari 41 pabrik akan direstrukturisasi menjadi tujuh perusahaan sektor pertahanan publik. Memorandum yang dikeluarkan oleh Departemen Produksi Pertahanan pada tanggal 24 September berbunyi: “Oleh karena itu, pada dan berlaku sejak tanggal yang ditunjuk, OFB, yang ditetapkan dalam surat Kementerian Pertahanan No. 1(82)/78/D(Fy.I) tanggal 01/09/1979, tidak lagi ada sebagai suatu badan. Selanjutnya, jabatan Dewan Anggota (Keuangan), OFB juga akan hilang pada dan berlaku sejak tanggal yang ditunjuk,”. Menurutnya, perintah tersebut akan mulai berlaku mulai 1 Oktober (tanggal yang ditentukan). Berdasarkan perintah tersebut, sekitar 70.000 karyawan yang bekerja di 41 pabrik akan dibagi menjadi tujuh entitas pemerintah bernama Armored Vehicles Nigam Ltd, Advanced Weapons and Equipment India Ltd, Munitions India Ltd, Troop Comforts Ltd, Yantra India Ltd, Gliders India Ltd dan India Optel Ltd.googletag.cmd.push(fungsi() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Pada tanggal 16 Juni tahun ini pemerintah menyetujui pembubaran OFB untuk mengkorporatisasi mereka. Menurut tatanan baru, Pemerintah telah “memutuskan bahwa seluruh pegawai OFB (Grup A, B & C) yang tergabung dalam unit produksi dan juga unit non-produksi yang teridentifikasi … akan dipindahkan secara massal ke DPSU baru pada persyaratan dinas luar negeri tanpa tunjangan deputasi (dianggap deputasi) pada awalnya untuk jangka waktu dua tahun sejak tanggal pengangkatan.” DPSU baru akan menyusun peraturan dan ketentuan yang berkaitan dengan kondisi pelayanan pegawai yang diserap. Proses ini dimulai setelah pertanyaan tentang kualitas amunisi diajukan oleh pihak kepolisian. Lebih dari 50% amunisi, 90 dari total 163 jenis, dipasok oleh OFB. Biaya overhead juga ditemukan tinggi. OFB dimulai pada tahun 1775. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp