Oleh PTI

KOLKATA: Ketua Menteri Benggala Barat Mamata Banerjee mengatakan pada hari Sabtu bahwa rata-rata angka kematian akibat Covid-19 dan angka positif sekarang jauh lebih rendah dibandingkan pada gelombang pertama pandemi tahun lalu.

Menyatakan bahwa pemerintah Benggala Barat telah mampu memvaksinasi lebih dari 1,40 crore warganya, ia mengklaim bahwa negara bagian tersebut berada di posisi nomor 1 di negaranya dalam hal memvaksinasi masyarakat.

“Merupakan kabar baik bagi kami bahwa angka positif telah turun dari 33 persen menjadi 18 persen dan ini menjadi mungkin hanya karena masyarakat mematuhi pembatasan ketat yang diberlakukan,” katanya kepada wartawan di sekretariat.

“Rata-rata angka kematian pada gelombang kedua yang sedang berlangsung sekitar 0,56 persen, jauh lebih kecil dibandingkan angka 1,67 persen pada gelombang pertama,” ujarnya.

Mengenai vaksinasi masyarakat, Banerjee mengatakan bahwa jika Pusat memberikan kepada negara bagian tiga crore dosis vaksin seperti yang diminta olehnya, satu crore akan diberikan kepada sektor swasta dan departemen kesehatan akan menggunakan sisanya untuk memvaksinasi orang-orang yang berusia di bawah 18 tahun.

“Jika kita bisa menggunakan dua crore vaksin ini, saya yakin kita akan mampu menjangkau 80 persen populasi di bawah 18 tahun,” katanya.

Sementara itu, Benggala Barat pada hari Sabtu mencatat 11.514 kasus baru Covid-19 sehingga totalnya menjadi 13.54.956, menurut buletin yang dirilis oleh departemen kesehatan negara bagian.

Jumlah korban meningkat menjadi 15.268 setelah 148 orang lainnya meninggal karena penyakit tersebut, katanya.

Sebanyak 18,774 pemulihan tercatat di Benggala Barat pada siang hari, meningkatkan tingkat pembuangan menjadi 91,32 persen.

Sejauh ini 12.37.290 orang telah sembuh dari penyakit tersebut.

Alhasil, jumlah kasus aktif turun menjadi 1.02.398 kasus.

Dari 148 kematian tersebut, 70 diantaranya disebabkan oleh penyakit penyerta yang kebetulan disebabkan oleh Covid-19.

Kota ini menyumbang 44 kematian baru, sementara distrik 24 Parganas Utara melaporkan 36 kematian.

Korban lainnya tercatat di berbagai distrik lain di negara bagian tersebut.

Kasus positif baru tersebut antara lain 2.441 dari 24 Parganas Utara, 1.735 dari Kolkata.

Sejak Jumat, 63.518 sampel telah diuji untuk virus corona di Benggala Barat, menjadikan jumlah total tes tersebut menjadi 1.23.01.819, kata buletin itu.

Sebanyak 2.67.010 orang telah divaksinasi di negara bagian itu pada hari Sabtu.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

SGP hari Ini