Oleh PTI

DEHRADUN: Jajak pendapat untuk kursi Champawat di Uttarakhand akan diadakan pada hari Selasa untuk menentukan nasib empat kandidat, termasuk Ketua Menteri Pushkar Singh Dhami, yang kelangsungan jabatannya bergantung pada hasilnya.

Meskipun ia memimpin partainya meraih kemenangan telak dalam pemilihan majelis Uttarakhand pada bulan Februari, Dhami kalah dari Khatima – kursi yang ia menangkan dua kali sejak 2012. Para analis politik mengaitkan kekalahannya dengan ketidakmampuannya untuk fokus pada daerah pemilihannya sendiri karena ia sibuk dengan kinerja keseluruhan partai sebagai ketua menteri.

Dhami harus menang dari Champawat agar bisa masuk ke majelis negara bagian sebagai MLA – persyaratan konstitusional baginya untuk tetap menjadi CM. Kursi tersebut jatuh ke tangan BJP di majelis negara bagian. Ketika partai tersebut mengangkatnya kembali menjadi menteri utama meskipun ia kalah, anggota parlemen Champawat, Kailash Gehtori, adalah orang pertama yang menawarkan untuk mengosongkan kursinya untuknya.

Dia menepati janjinya dan mengundurkan diri sebagai MLA dari Champawat pada tanggal 21 April untuk membuka jalan bagi ketua menteri untuk mengajukan tawaran baru untuk majelis negara bagian.

BJP, yang memenangkan pemilu negara bagian untuk kedua kalinya berturut-turut dengan dua pertiga mayoritas, yakin akan kemenangan Dhami dengan selisih rekor. Optimismenya bergantung pada popularitas ketua menteri muda, serta tren masa lalu, di mana para ketua menteri di Uttarakhand tidak pernah kalah dalam pemilu.

Misalnya, mantan ketua menteri ND Tiwari menang dengan nyaman dari Ramnagar pada tahun 2002 dalam sebuah bypoll.

Bhuwan Chandra Khanduri memenangkannya pada tahun 2007 dari Dhumakot, Vijay Bahuguna dari Sitarganj pada tahun 2012 dan Harish Rawat dari Dharchula pada tahun 2014.

“Ketua Menteri pasti akan menang dengan selisih yang bersejarah. Kongres tidak akan berdebat di mana pun. Ini akan menjadi urusan sepihak. Masyarakat akan memilih pembangunan dan kepemimpinan Dhami yang muda dan dinamis,” Wakil BJP Pradesh kata Presiden Devendra Bhasin.

“Kami yakin akan kemenangan besar di Champawat. Kongres akan kehilangan uangnya,” juru bicara BJP Pradesh Shadab Shams, yang menawarkan Chadar di Piran Kaliyar Sharief untuk berdoa bagi kemenangan Dhami, mengatakan kepada PTI.

“Masyarakat di Champawat cukup bijaksana untuk memahami bahwa jajak pendapat ini bertujuan untuk memilih Ketua Menteri, bukan hanya MLA,” katanya.

Meskipun Dhami memulai dengan keuntungan, Dhami dilaporkan bekerja sangat keras saat berkampanye di Champawat dan mengadakan serangkaian pertemuan publik dan roadshow bersama Gehtori.

Ketua Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath adalah orang yang paling menonjol di antara bintang kampanye partai yang mencari Dhami.

Yogi mengadakan road show dan berpidato di pertemuan publik di Tanakpur dengan Dhami berbagi panggung. Dia mengimbau para pemilih di Champawat untuk memilih Dhami, yang masih relatif lebih muda, yakni 46 tahun dibandingkan rekan-rekannya di negara bagian lainnya.

Yogi meminta masyarakat melihat bypoll sebagai peluang memilih CM, bukan sekadar MLA.

“Jangan sia-siakan kesempatan memilih CM yang pertama kali datang ke masyarakat Champawat setelah menjadi distrik pada tahun 1997,” ujarnya.

Kurangnya antusiasme Kongres selama kampanye terlihat jelas dengan tidak adanya pemimpin partai besar yang mencari calon dari partai tersebut kecuali Harish Rawat, yang optimis partainya akan memberikan perlawanan keras melawan Dhami.

Dhami diadu melawan mantan presiden distrik Kongres Nirmala Gehtori dalam pertarungan langsung.

Dua kandidat lain yang ikut bersaing adalah Manoj Kumar Bhatt dari Partai Samajwadi dan kandidat independen Himashu Gadkoti. Sebanyak 96.213 pemilih akan memberikan suara mereka dalam pemungutan suara yang akan dimulai pada hari Selasa pukul 08:00.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

taruhan bola