Layanan Berita Ekspres
LUCKNOW: Dalam perkembangan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh insinyur junior di departemen irigasi negara, CBI pada hari Senin menangkap Durgawati, istri terdakwa, karena mengancam orang tua dari anak-anak korban.
Menurut sumber CBI, Durgawati dikirim ke tahanan pengadilan setelah 14 hari.
Terdakwa Ram Bhawan (40) telah mendekam di Penjara Banda sejak pertengahan November.
Menurut sumber penting tersebut, Durgawati diduga mengancam orang tua anak yang menjadi korban suaminya agar tidak memberikan kesaksian di hadapan CBI terkait kasus tersebut.
Bhawan ditangkap oleh CBI pada 17 November karena melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari 50 anak dan menjual video dan foto mereka di web gelap kepada para pedofil di seluruh dunia.
Selama penyelidikan, terungkap bahwa Durgawati dan suaminya melakukan eksploitasi seksual terhadap anak-anak tersebut, kata sumber CBI, seraya menambahkan bahwa Durgawati akan didakwa melakukan konspirasi kriminal dan membantu serta bersekongkol dalam kejahatan tersebut.
“Dia berperan penting dalam membebaskan anak-anak dan menangkap anak-anak tersebut untuk dibawa ke suaminya,” klaim sumber CBI. Lebih lanjut dikatakan, bukti-bukti yang menunjukkan keterlibatannya dalam kejahatan tersebut juga telah diamankan oleh lembaga penyidik.
Sementara itu, permohonan CBI agar dia membawa Bhawan ke All-India Institute of Medical Sciences (AIIMS) untuk tes psikologi dan ke Laboratorium Ilmu Forensik Pusat untuk pemeriksaan sampel suara masih menunggu keputusan di pengadilan setempat.
Terdakwa JE tinggal di sebuah rumah kontrakan dimana ia pertama kali memikat dan membawa seorang anak satu per satu untuk bermain video game dan mengeksploitasinya. Kemudian dia memikat mereka dengan permen, permen, dan juga uang tunai untuk menggoda mereka agar mengunjunginya sementara dia menyembunyikannya dan tidak mengungkapkannya kepadanya.
orang lain atau orang tuanya.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
LUCKNOW: Dalam perkembangan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh insinyur junior di departemen irigasi negara, CBI pada hari Senin menangkap Durgawati, istri terdakwa, karena mengancam orang tua dari anak-anak korban. Menurut sumber CBI, Durgawati dikirim ke tahanan pengadilan setelah 14 hari. Terdakwa Ram Bhawan (40) mendekam di penjara Banda sejak pertengahan November.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Menurut sumber penting tersebut, Durgawati diduga mengancam orang tua anak yang menjadi korban suaminya agar tidak memberikan kesaksian di hadapan CBI terkait kasus tersebut. Bhawan ditangkap oleh CBI pada 17 November karena melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari 50 anak dan menjual video dan foto mereka di web gelap kepada para pedofil di seluruh dunia. Selama penyelidikan, terungkap bahwa Durgawati dan suaminya melakukan eksploitasi seksual terhadap anak-anak tersebut, kata sumber CBI, seraya menambahkan bahwa Durgawati akan didakwa melakukan konspirasi kriminal dan membantu serta bersekongkol dalam kejahatan tersebut. “Dia berperan penting dalam membebaskan anak-anak dan menangkap anak-anak tersebut untuk dibawa ke suaminya,” klaim sumber CBI. Lebih lanjut dikatakan, bukti-bukti yang menunjukkan keterlibatannya dalam kejahatan tersebut juga telah diamankan oleh lembaga penyidik. Sementara itu, permohonan CBI agar dia membawa Bhawan ke All-India Institute of Medical Sciences (AIIMS) untuk tes psikologi dan ke Laboratorium Ilmu Forensik Pusat untuk pemeriksaan sampel suara masih menunggu keputusan di pengadilan setempat. Terdakwa JE tinggal di sebuah rumah kontrakan dimana ia pertama kali memikat dan membawa seorang anak satu per satu untuk bermain video game dan mengeksploitasinya. Kemudian dia memikat mereka dengan permen, permen dan juga uang tunai untuk menggoda mereka agar mengunjunginya sementara dia menyembunyikannya dan tidak mengungkapkannya kepada orang lain atau orang tua mereka. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp