Layanan Berita Ekspres
NEW DELHI: Menjelang pemilu negara bagian akhir tahun ini dan pemilu Lok Sabha yang dijadwalkan pada tahun 2024, BJP mencoba memperbarui strateginya dalam pertemuan dengan ketua negara dan sekretaris jenderal partai tersebut.
Pada hari Selasa, partai tersebut mengadakan dua pertemuan berbeda.
“Kita tidak hanya harus memenangkan lebih banyak kursi di semua pemilihan negara bagian, tetapi juga pada tahun 2024. Kita harus mendapatkan kepercayaan masyarakat melalui ideologi yang mengutamakan bangsa,” kata ketua partai JP Nadda kepada para kepala negara bagian.
Meninjau hasil Lok Sabha Pravas Yojna, Nadda mengatakan bahwa penjangkauan partai tersebut mengidentifikasi 144 kursi parlemen di mana partai tersebut kalah pada tahun 2019. Ia mengatakan bahwa penjangkauan ini harus diintensifkan dalam skala yang lebih luas dengan menyoroti pencapaian dan skema Perdana Menteri Modi untuk kelompok yang terpinggirkan. pemilu tahun 2024. Ia meminta para kepala negara yang baru dilantik memperkuat kehadiran partai dengan menyampaikan berbagai keprihatinan masyarakat. “Perlunya membuat masyarakat mau menerima mantra kerja politik partai: sab ka saath sab ka vikas,” kata Nadda.
Ketua partai juga membahas strategi kios dan manajemen kios partai secara rinci dengan mengingat orang-orang SC, ST dan OBC. Beberapa sumber mengatakan BJP telah meluncurkan ‘Basti Samprak Abhiyan’ melalui SC Morcha di seluruh negeri dan telah mengidentifikasi hampir 75.000 stan di mana pemungutan suara SC sangat penting.
“Rinciannya dibahas mengenai hasil kunjungan para kepala negara baru-baru ini ke negara bagian masing-masing dan masukan yang dikumpulkan dari masyarakat. BJP sangat antusias dengan tanggapan masyarakat,” kata seorang pejabat senior partai yang ikut serta dalam pertemuan dengan Nadda.
“Ini adalah pertemuan pertama Nadda dengan ketua negara yang baru diangkat dari partai tersebut di tengah meningkatnya upaya oposisi untuk bersatu melawan BJP,” kata seorang pemimpin senior BJP, seraya menambahkan bahwa strategi terkait Bihar setelah disintegrasi JD-U juga dibahas.
Sekretaris Jenderal (organisasi) partai BL Santosh membahas taktik partai untuk menghadapi oposisi di negara-negara bagian dengan penekanan pada agenda “kreatif” dan “berorientasi pada kinerja”. Nadda juga memberi pengarahan kepada fungsionaris partai mengenai strategi partai di Gujarat, Himachal Pradesh, tempat AAP mencoba membuat terobosan.
Jajak pendapat: Nadda dapat terus menjadi ketua BJP
Presiden BJP JP Nadda kemungkinan akan mendapat perpanjangan lagi. Keputusan partai tersebut diambil dari jabatan organisasi yang sama dengan maksud untuk pemilihan majelis di beberapa negara bagian termasuk Gujarat, Himachal Pradesh (negara bagian asal Nadda), Rajashthan, Karnataka. Sebelumnya, nama Dharmendra Pradhan dan lainnya sempat berpeluang menjadi presiden berikutnya.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Menjelang pemilu negara bagian akhir tahun ini dan pemilu Lok Sabha yang dijadwalkan pada tahun 2024, BJP mencoba memperbarui strateginya dalam pertemuan dengan ketua negara dan sekretaris jenderal partai tersebut. Pada hari Selasa, partai tersebut mengadakan dua pertemuan berbeda. “Kita tidak hanya harus memenangkan lebih banyak kursi di semua pemilihan negara bagian, tetapi juga pada tahun 2024. Kita harus mendapatkan kepercayaan masyarakat melalui ideologi yang mengutamakan bangsa,” kata ketua partai JP Nadda kepada para kepala negara bagian. Meninjau hasil Lok Sabha Pravas Yojna, Nadda mengatakan bahwa penjangkauan partai tersebut mengidentifikasi 144 kursi parlemen di mana partai tersebut kalah pada tahun 2019. Ia mengatakan bahwa penjangkauan ini harus diintensifkan dalam skala yang lebih luas dengan menyoroti pencapaian dan skema Perdana Menteri Modi untuk kelompok yang terpinggirkan. pemilu tahun 2024. Ia meminta para kepala negara yang baru dilantik memperkuat kehadiran partai dengan menyampaikan berbagai keprihatinan masyarakat. “Yang perlu dilakukan adalah membuat masyarakat mau menerima mantra kerja politik partai: sab ka saath sab ka vikas,” kata Nadda.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921 – 2’); ); Ketua partai juga membahas strategi kios dan manajemen kios partai secara rinci dengan mengingat orang-orang SC, ST dan OBC. Beberapa sumber mengatakan BJP telah meluncurkan ‘Basti Samprak Abhiyan’ melalui SC Morcha di seluruh negeri dan telah mengidentifikasi hampir 75.000 stan di mana pemungutan suara SC sangat penting. “Rinciannya dibahas mengenai hasil kunjungan para kepala negara baru-baru ini ke negara bagian masing-masing dan masukan yang dikumpulkan dari masyarakat. BJP sangat antusias dengan tanggapan masyarakat,” kata seorang pejabat senior partai yang ikut serta dalam pertemuan dengan Nadda. “Ini adalah pertemuan pertama Nadda dengan ketua negara yang baru diangkat dari partai tersebut di tengah meningkatnya upaya oposisi untuk bersatu melawan BJP,” kata seorang pemimpin senior BJP, seraya menambahkan bahwa strategi terkait Bihar setelah perpecahan dengan JD-U juga dibahas. Sekretaris Jenderal (organisasi) partai BL Santosh membahas taktik partai untuk menghadapi oposisi di negara-negara bagian dengan penekanan pada agenda “kreatif” dan “berorientasi pada kinerja”. Nadda juga memberi pengarahan kepada fungsionaris partai mengenai strategi partai di Gujarat, Himachal Pradesh, tempat AAP mencoba membuat terobosan. Jajak Pendapat: Nadda dapat melanjutkan jabatannya karena ketua BJP, Presiden BJP, JP Nadda, kemungkinan akan mendapatkan perpanjangan waktu lagi. Keputusan partai tersebut diambil dari jabatan organisasi yang sama mengingat pemilu di beberapa negara bagian termasuk Gujarat, Himachal Pradesh (negara bagian asal Nadda), Rajashthan, Karnataka. Sebelumnya, nama Dharmendra Pradhan dan lainnya sempat berpeluang menjadi presiden berikutnya. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp