Pada tanggal 5 Mei, empat tersangka teroris ditangkap di Karnal, Haryana dan polisi menemukan tiga IED dengan berat masing-masing 2,5 kg dari kepemilikan mereka.

Menurut Polisi Mohali, ledakan kecil dilaporkan di Markas Intelijen Polisi Punjab di Sektor 77 sekitar pukul 19.45. (Foto | EPS)

NEW DELHI: Setelah ledakan di gedung markas intelijen Kepolisian Punjab di Mohali, badan intelijen pusat segera mengambil tindakan.

Badan-badan intelijen pusat seperti Biro Intelijen, Sayap Penelitian dan Analisis (RAW), Intelijen Militer (MI) dan Sayap Intelijen Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF) telah mengintensifkan operasi mereka untuk mengumpulkan rincian tentang insiden tersebut.

Seorang pejabat senior Badan Intelijen Pusat mengatakan sebuah granat berpeluncur roket (RPG) diduga digunakan dalam serangan itu dan itu adalah hal yang tidak biasa.

“Di masa lalu, serangan granat pernah terjadi, namun penggunaan RPG menjadi perhatian semua orang,” kata seorang pejabat senior.

“Pada tanggal 9 Mei, Direktur Jenderal Polisi (DGP) Himachal Pradesh mengeluarkan peringatan di negara bagian tersebut sehubungan dengan elemen Khalistani di negara bagian tetangga dan pemasangan spanduk dan grafiti Khalistan di perbatasan luar Vidhan Sabha,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Kepolisian Punjab juga telah mengeluarkan peringatan pasca ledakan di Mohali. Namun alih-alih berkomunikasi secara tertulis, mereka malah berkomunikasi secara lisan kepada seluruh petugas polisi untuk waspada, tambah pejabat itu.

Menurut Polisi Mohali, ledakan kecil dilaporkan di Markas Intelijen Polisi Punjab di Sektor 77 sekitar pukul 19.45.

(Foto | EPS)

(Foto | EPS)

“Tidak ada kerusakan yang dilaporkan. Petugas senior bergegas ke tempat kejadian dan penyelidikan sedang dilakukan. Tim forensik telah dipanggil,” kata polisi.

Pada tanggal 8 Mei, dua orang ditahan di distrik Taran Taran di Punjab. Polisi menyita alat peledak rakitan (IED) yang dicampur dengan RDX, dikemas dalam kotak logam dengan berat lebih dari 2,5 kg, dari keduanya.

Pada tanggal 5 Mei, empat tersangka teroris ditangkap di Karnal, Haryana dan polisi menemukan tiga IED dengan berat masing-masing 2,5 kg dari kepemilikan mereka.

Pada hari Selasa, Ketua Menteri Punjab Bhagwant Mann meminta laporan dari Direktur Jenderal Polisi (DGP) dan pejabat intelijen, mengatakan bahwa pelakunya akan dihukum berat.

Ia mengadakan pertemuan dengan DJP dan petugas lainnya mengenai masalah tersebut di kediamannya dan meminta laporan mengenai tindakan yang telah diambil selama ini.

“Mereka yang mencoba merusak suasana Punjab tidak akan luput. Saya telah meminta laporan dari DJP dan pejabat intelijen lainnya. Hukuman yang tegas akan diberikan. Segalanya akan menjadi lebih jelas pada malam hari. Investigasi,” kata CM Punjab setelah pertemuan tersebut. .

Penyelenggara nasional AAP Arvind Kejriwal pada hari Selasa menyebut insiden tersebut sebagai “tindakan pengecut” yang dilakukan oleh mereka yang ingin mengganggu perdamaian di Punjab dan menegaskan bahwa pemerintahan partainya di negara bagian tersebut akan memastikan bahwa pelakunya menerima “hukuman paling berat”.

Sebuah granat berpeluncur roket menghantam markas besar Sayap Intelijen Polisi Punjab sekitar pukul 19:45 pada hari Senin.

Ledakan tersebut memecahkan kaca jendela salah satu lantai gedung.

Namun, tidak ada seorang pun yang terluka dalam insiden tersebut.

(Foto | EPS)

(Foto | EPS)

“Ledakan Mohali adalah tindakan pengecut dari mereka yang ingin mengganggu kedamaian Punjab. Pemerintahan Partai Aam Aadmi (AAP) di Punjab tidak akan membiarkan keinginan orang-orang itu terpenuhi,” cuit Kejriwal di Hindi.

“Perdamaian akan terpelihara dalam segala keadaan dengan kerja sama seluruh rakyat Punjab dan pelakunya akan diberi hukuman seberat-beratnya,” tambah pemimpin Partai Aam Aadmi, yang juga menjabat Ketua Menteri Delhi.

Data Sydney