NEW DELHI: Federasi Insinyur Tenaga Seluruh India (AIPEF) pada hari Senin mengatakan bahwa 15 lakh insinyur dan karyawan sektor ketenagalistrikan akan melakukan protes nasional sepanjang hari ketika RUU Ketenagalistrikan (Amandemen) 2021 diajukan di Parlemen selama sesi yang sedang berlangsung.
“1,5 juta (15 lakh) pegawai dan pekerja sektor listrik akan hadir dalam demonstrasi besar-besaran sepanjang hari seiring RUU (Amandemen) Ketenagalistrikan tahun 2021 diajukan ke Parlemen,” demikian pernyataan AIPEF.
Berdasarkan pernyataan tersebut, Komite Koordinasi Nasional Pegawai dan Insinyur Ketenagalistrikan juga telah meminta pegawai sektor ketenagalistrikan untuk waspada terhadap tindakan kilat dalam komunikasi tegas terhadap langkah pemerintah pusat untuk memperkenalkan dan mengesahkan RUU EA 2021 di Parlemen, bunyinya.
Agenda sidang musim dingin DPR menunjukkan bahwa RUU Ketenagalistrikan (Amandemen) 2021 akan diajukan pada sidang DPR kali ini, katanya.
Shailendra Dubey, ketua Federasi Insinyur Tenaga Seluruh India (AIPEF), mengatakan komite tersebut mencatat bahwa pemerintah telah menunjukkan sikap keras kepala untuk memperkenalkan RUU Ketenagalistrikan (Amandemen), 2021, pada sesi musim dingin dengan tujuan membatasi hak akses. ke listrik. bagi masyarakat miskin dan pedesaan di India.
Dalam keadaan seperti ini, komite tersebut telah memutuskan untuk mengadakan demonstrasi protes besar-besaran secara nasional pada hari kapan RUU tersebut akan diajukan ke parlemen.
Semua konstituen NCCOEEE akan memastikan partisipasi anggotanya semaksimal mungkin, katanya.
NEW DELHI: Federasi Insinyur Tenaga Seluruh India (AIPEF) pada hari Senin mengatakan bahwa 15 lakh insinyur dan karyawan sektor ketenagalistrikan akan melakukan protes nasional sepanjang hari ketika RUU Ketenagalistrikan (Amandemen) 2021 diajukan di Parlemen selama sesi yang sedang berlangsung. “1,5 juta (15 lakh) pegawai dan pekerja sektor listrik akan hadir dalam demonstrasi besar-besaran sepanjang hari seiring RUU (Amandemen) Ketenagalistrikan tahun 2021 diajukan ke Parlemen,” demikian pernyataan AIPEF. Berdasarkan pernyataan tersebut, Komite Koordinasi Nasional Pegawai dan Insinyur Ketenagalistrikan juga telah meminta pegawai sektor ketenagalistrikan untuk waspada terhadap tindakan kilat dalam komunikasi tegas terhadap langkah pemerintah pusat untuk memperkenalkan dan mengesahkan RUU EA 2021 di Parlemen, bunyinya. googletag.cmd.push(fungsi() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Agenda sidang musim dingin DPR mengindikasikan RUU Ketenagalistrikan (Amandemen) 2021 akan diajukan pada sidang DPR kali ini, ujarnya. Shailendra Dubey, ketua Federasi Insinyur Tenaga Seluruh India (AIPEF), mengatakan komite tersebut mencatat bahwa pemerintah telah menunjukkan sikap keras kepala untuk memperkenalkan RUU Ketenagalistrikan (Amandemen) 2021 pada sesi musim dingin dengan tujuan melindungi hak-hak pembatasan akses. ke listrik. bagi masyarakat miskin dan pedesaan di India. Dalam keadaan seperti ini, komite tersebut telah memutuskan untuk mengadakan demonstrasi protes besar-besaran secara nasional pada hari kapan RUU tersebut akan diajukan ke parlemen. Semua konstituen NCCOEEE akan memastikan partisipasi anggotanya semaksimal mungkin, katanya.