Oleh PTI

SRINAGAR/JAMMU: Lebih dari 22 persen pemungutan suara tercatat hingga pukul 11.00 pada pemilihan Dewan Pembangunan Distrik (DDC) pertama di Jammu dan Kashmir pada hari Sabtu, dengan distrik Samba mencatat persentase suara tertinggi sebesar 36,40 dan Pulwama terendah sebesar 3,51 hingga saat ini. , kata para pejabat.

Pemungutan suara DDC yang terdiri dari delapan fase ini juga merupakan pemilu pertama di Jammu dan Kashmir sejak negara tersebut direorganisasi sebagai wilayah persatuan tahun lalu, dan diadakan bersamaan dengan pemilu sela untuk panchayat.

“Pemilu DDC tahap pertama mencatat jumlah pemilih sebesar 22,12 persen di berbagai daerah pemilihan yang tersebar di seluruh distrik Jammu dan Kashmir hingga pukul 11:00,” kata seorang pejabat.

Pemungutan suara berlangsung di blok yang berbeda sejak jam 7 pagi dan belum ada laporan mengenai kejadian yang tidak diinginkan.

Dijadwalkan berakhir pada pukul 14.00, kata pejabat itu.

Pemilu DDC dipandang sebagai pertarungan tiga sudut antara Aliansi Rakyat untuk Deklarasi Gupkar (PAGD), BJP dan Partai Apni yang dipimpin oleh mantan menteri keuangan Altaf Bukhari.

Pada tahap pertama, menurut para pejabat, sebanyak 1.475 kandidat ikut serta.

Di wilayah persatuan Kashmir, distrik Shopian mencatat persentase suara tertinggi sejauh ini yaitu 29,34, menurut angka yang dikeluarkan oleh kantor Komisioner Pemilihan Jammu dan Kashmir.

Persentase di Budgam 28,47, di Anantnag 23,46, di Ganderbal 23,14, di Bandipora 17,87, di Kulgam 14,91, di Kupwara 13,49, di Baramulla 12,196, di Srinagar 10,64 dan di Pullover 10,64 hingga 3,00.

Di wilayah Jammu, distrik Samba memimpin perolehan suara dengan 36,40 persen, diikuti oleh Ramban dengan 33,39 persen, Rajouri dengan 33,17 persen, Poonch dengan 32,11 persen, dan Reasi dengan 30,34 persen.

Distrik Doda mencatat 25,18 persen pemungutan suara, Kathua 24,26 persen, Udhampur 22,43 persen dan Kishtwar 14,43 persen hingga pukul 11 ​​pagi, menurut data Para pejabat mengatakan pemungutan suara berlangsung lancar di seluruh Jammu dan Kashmir dan tidak ada laporan mengenai kejadian yang tidak diinginkan.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

Togel Hongkong