Layanan Berita Ekspres
PATNA: Ahli strategi jajak pendapat Prashant Kishor pada hari Kamis berusaha untuk menghilangkan semua spekulasi mengenai pendanaan ‘Jansuraj Yatra’ yang sedang berlangsung dengan mengklaim bahwa enam menteri utama yang dia bantu memenangkan pemilu menopang kampanyenya secara finansial.
Sejak Kishor meluncurkan ‘Jansuraj Yatra’ dari Bhitiharwa Gandhi Ashram di distrik Champaran Barat pada tanggal 2 Oktober, terdapat spekulasi mengenai sumber pendanaan yang dapat menopang kampanye tersebut. Pengungkapan Kishor itu terungkap saat jumpa pers yang digelar di sekolah negeri di Patilar, blok Bagaha 1, Champaran Barat.
Ketua JD (U) dan anggota parlemen Rajiv Ranjan Singh alias Lalan Singh bahkan menuntut penyelidikan CBI atas pendanaan kampanye Kishor. Dia baru-baru ini mengintensifkan serangannya terhadap Nitish Kumar. Dalam pembelaannya, Kishor mengatakan bahwa perusahaannya (I-PAC) berperan dalam mengangkat menteri utama di enam negara bagian tetapi perusahaannya tidak memungut biaya sepeser pun dari mereka. Dia memberi tahu keenam menteri utama apakah dia bisa mendapatkan dukungan mereka ketika dia akan menjalankan kampanye anti-BJP dan juga anti-Lalu.
“Pada tahap awal Jansuraj Yatra saya, mereka mendukung kampanye saya,” kata Kishor. I-PAC berhasil mengamankan kemenangan 10 partai politik kecuali Kongres pada pemilu Uttar Pradesh 2017.
Mantan ‘klien’ lainnya termasuk Arvind Kejriwal, MK Stalin, Mamata Banerjee dan Jagan Mohan Reddy.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
PATNA: Ahli strategi jajak pendapat Prashant Kishor pada hari Kamis berusaha untuk menghilangkan semua spekulasi mengenai pendanaan ‘Jansuraj Yatra’ yang sedang berlangsung dengan mengklaim bahwa enam menteri utama yang dia bantu memenangkan pemilu menopang kampanyenya secara finansial. Sejak Kishor meluncurkan ‘Jansuraj Yatra’ dari Bhitiharwa Gandhi Ashram di distrik Champaran Barat pada tanggal 2 Oktober, terdapat spekulasi mengenai sumber pendanaan yang dapat menopang kampanye tersebut. Pengungkapan Kishor itu terungkap saat jumpa pers yang digelar di sekolah negeri di Patilar, blok Bagaha 1, Champaran Barat. Ketua JD (U) dan anggota parlemen Rajiv Ranjan Singh alias Lalan Singh bahkan menuntut penyelidikan CBI atas pendanaan kampanye Kishor. Dia baru-baru ini mengintensifkan serangannya terhadap Nitish Kumar. Dalam pembelaannya, Kishor mengatakan bahwa perusahaannya (I-PAC) berperan dalam mengangkat menteri utama di enam negara bagian tetapi perusahaannya tidak memungut biaya sepeser pun dari mereka. Dia memberi tahu keenam menteri utama apakah dia bisa mendapatkan dukungan mereka ketika dia akan menjalankan kampanye anti-BJP dan juga anti-Lalu.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad- 8052921- 2’); ); “Pada tahap awal Jansuraj Yatra saya, mereka mendukung kampanye saya,” kata Kishor. I-PAC berhasil mengamankan kemenangan 10 partai politik kecuali Kongres pada pemilu Uttar Pradesh 2017. Mantan ‘klien’ lainnya termasuk Arvind Kejriwal, MK Stalin, Mamata Banerjee dan Jagan Mohan Reddy. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp