Oleh BERTAHUN-TAHUN

NEW DELHI: Dalam insiden yang jarang terjadi, Bea Cukai Delhi menangkap seorang wanita Uganda di bandara Delhi yang diduga membawa sekitar satu kilogram kokain di perutnya, kata seorang pejabat senior bea cukai pada hari Rabu.

Dia mengatakan wanita tersebut dirawat di Rumah Sakit RML dan membutuhkan waktu empat hari untuk memulihkan 91 kapsul berisi kokain dari tubuhnya. Sebanyak 993 gram kokain berhasil diamankan.

“Ini adalah kasus yang jarang terjadi dimana sekitar satu kg disembunyikan di dalam tubuh dalam pil yang dirancang khusus mengandung kokain. Dalam kasus normal, pembawa obat menyembunyikan sekitar 400-500 gram di dalam tubuh mereka. Ini dapat mengancam jiwa jika kapsul ini meledak. perutnya,” katanya.

Ia menambahkan, petugas bea cukai telah mengidentifikasi satu penumpang asal Uganda yang tiba di Terminal-3 Bandara IGI beberapa hari lalu. Kiprah dan pergerakan tubuh penumpang tidak biasa. Petugas bea cukai mendekatinya hanya karena kemudahan dan kebajikan jika dia membutuhkan bantuan. Namun, penumpang tersebut tidak hanya menolak menerima bantuan apa pun, tetapi juga menunjukkan keengganan untuk berpartisipasi dalam percakapan apa pun, sekaligus terus menunjukkan gerakan tubuh yang canggung.

“Melihat tingkah laku penumpang yang tidak biasa tersebut, petugas bea cukai tetap menjaganya. Setelah beberapa saat, penumpang tersebut melintasi jalur hijau dan menuju pintu keluar ruang kedatangan internasional, akhirnya petugas bea cukai mencegatnya,” ujarnya. .

BACA JUGA | Hyderabad: Empat orang ditemukan dengan emas di duburnya, ditahan oleh bea cukai di Bandara Internasional Rajiv Gandhi

Saat ditanyai, penumpang tersebut akhirnya mengungkapkan bahwa dirinya telah menelan 91 kapsul obat bius. Karena keadaan darurat akan segera terjadi, Penumpang dirawat di Rumah Sakit RML. Pemindaian sinar-X menunjukkan bahwa usus besar (naik, turun) Sigmoid, dll. Penumpang itu diisi pelet berbentuk oval, katanya.

Di bawah pengawasan ahli medis, prosedur ejeksi dilakukan yang menghasilkan pemulihan total 91 pelet secara berkelompok. Seluruh proses pengusiran memakan waktu beberapa hari dan petugas Bea Cukai berpatroli di rumah sakit sepanjang hari, tambahnya.

“91 butir pelet ini menghasilkan 992 gram zat tepung berwarna putih. Berdasarkan uji diagnostik, zat tersebut mengandung kokain. Pihak rumah sakit menyerahkan penumpang tersebut ke Bea Cukai,” ujarnya.

Penumpang itu ditangkap berdasarkan UU NDPS pada hari Rabu. Investigasi lebih lanjut mengenai masalah ini sedang dalam proses.

Ini merupakan deteksi besar kedua kokain di Bandara IGI pada bulan Desember. Sebelumnya, 2.838 gram kokain ditemukan pada 9 Desember dari seorang wanita Uganda yang tiba di New Delhi dari Lagos melalui Dubai.

Petugas bea cukai di Bandara IGI telah mencapai keberhasilan besar dalam melawan ancaman penyelundupan narkoba.

Ini merupakan kasus penyitaan narkoba berlapis NDPS di bandara yang ke-24 pada tahun ini. Sebanyak 32 penumpang telah ditangkap sejauh ini. Perkiraan nilai penyitaan narkoba akan lebih dari Rs 845 crore.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

daftar sbobet