MUMBAI: Tingkat vaksinasi COVID-19 harian di Maharashtra telah turun 1,5 lakh di tengah kekurangan dosis vaksin saat ini, kata seorang pejabat pada Kamis.
Jumlah vaksinasi keseluruhan di negara bagian itu saat ini mencapai lebih dari 1,55 crore, katanya.
Menurut data yang dirilis pada hari Kamis, negara bagian tersebut memvaksinasi 3.88.247 orang pada hari Selasa, sementara negara bagian tersebut mampu memberikan 2.37.700 dosis vaksin pada hari Rabu.
Jumlah vaksinasi harian mengalami penurunan sebanyak 1.50.547 karena terbatasnya pasokan dosis vaksin, ungkap data tersebut.
Dengan ini, tingkat vaksinasi kumulatif di negara bagian tersebut telah mencapai 1.55.94.640, katanya.
“Situasinya akan terus memburuk karena pemerintah negara bagian saat ini memvaksinasi sekitar dua hingga tiga lakh orang setiap hari. Selama fase vaksinasi, semakin banyak waktu yang kita buang, semakin banyak waktu yang kita berikan untuk menyebarkan virus,” kata seorang pejabat departemen kesehatan negara bagian tersebut. . .
Menteri Kesehatan Negara Bagian Rajesh Tope sebelumnya mengatakan terburu-buru memasang konsentrator oksigen dan mesin terkait sebagian bertujuan untuk mengatasi tantangan yang mungkin timbul pada gelombang ketiga, yang mungkin terjadi ketika pembatasan ketat dicabut.
Pada hari Rabu, negara bagian tersebut memvaksinasi 2.705 petugas kesehatan dengan dosis pertama dan 6.813 dengan dosis kedua.
Demikian pula, 12,886 dan 10,882 pekerja garis depan masing-masing menerima dosis pertama dan kedua, kata departemen kesehatan dalam pernyataannya.
Dalam kategori usia di atas 45 tahun, negara telah memvaksinasi 1.21.303 orang dengan dosis pertama dan 83.111 orang dengan dosis kedua, katanya.
Sejauh ini, sebanyak 11.02.382 petugas kesehatan telah menerima vaksin dosis pertama dan 6.16.703 telah menerima dosis kedua.
Data mengungkapkan, sebanyak 12.88.374 dan 4.69.644 orang di kategori garda depan masing-masing menerima dosis pertama dan kedua.
Negara bagian tersebut telah memvaksinasi 1.08.08.426 orang yang berusia di atas 45 tahun dengan dosis pertama, sementara 13.09.111 orang telah menerima dosis kedua sejauh ini, kata departemen tersebut.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
MUMBAI: Tingkat vaksinasi COVID-19 harian di Maharashtra telah turun 1,5 lakh di tengah kekurangan dosis vaksin saat ini, kata seorang pejabat pada Kamis. Jumlah vaksinasi keseluruhan di negara bagian itu saat ini mencapai lebih dari 1,55 crore, katanya. Menurut data yang dirilis pada hari Kamis, negara bagian tersebut memvaksinasi 3.88.247 orang pada hari Selasa, sementara negara bagian tersebut mampu memberikan 2.37.700 dosis vaksin pada hari Rabu.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt – ad-8052921 -2’); ); Jumlah vaksinasi harian mengalami penurunan sebanyak 1.50.547 karena terbatasnya pasokan dosis vaksin, ungkap data tersebut. Dengan ini, tingkat vaksinasi kumulatif di negara bagian tersebut telah mencapai 1.55.94.640, katanya. “Situasinya akan terus memburuk karena pemerintah negara bagian saat ini memvaksinasi sekitar dua hingga tiga lakh orang setiap hari. Selama fase vaksinasi, semakin banyak waktu yang kita buang, semakin banyak waktu yang kita berikan untuk menyebarkan virus,” kata seorang pejabat departemen kesehatan negara bagian tersebut. . . Menteri Kesehatan Negara Bagian Rajesh Tope sebelumnya mengatakan terburu-buru memasang konsentrator oksigen dan mesin terkait sebagian bertujuan untuk mengatasi tantangan yang mungkin timbul pada gelombang ketiga, yang mungkin terjadi ketika pembatasan ketat dicabut. Pada hari Rabu, negara bagian tersebut memvaksinasi 2.705 petugas kesehatan dengan dosis pertama dan 6.813 dengan dosis kedua. Demikian pula, 12,886 dan 10,882 pekerja garis depan masing-masing menerima dosis pertama dan kedua, kata departemen kesehatan dalam pernyataannya. Dalam kategori usia di atas 45 tahun, negara telah memvaksinasi 1.21.303 orang dengan dosis pertama dan 83.111 orang dengan dosis kedua, katanya. Sejauh ini, sebanyak 11.02.382 petugas kesehatan telah menerima vaksin dosis pertama dan 6.16.703 telah menerima dosis kedua. Data mengungkapkan, sebanyak 12.88.374 dan 4.69.644 orang di kategori garda depan masing-masing menerima dosis pertama dan kedua. Negara bagian tersebut telah memvaksinasi 1.08.08.426 orang yang berusia di atas 45 tahun dengan dosis pertama, sementara 13.09.111 orang telah menerima dosis kedua sejauh ini, kata departemen tersebut. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp