NEW DELHI: Menteri Kesehatan Persatuan Harsh Vardhan mengatakan pada hari Selasa bahwa tujuh kandidat vaksin COVID-19 lagi sedang dalam tahap uji klinis.
Pernyataan itu disampaikannya usai menerima dosis kedua vaksin COVID-19 di Delhi Heart and Lung Institute.
Harsh Vardhan berkata: “Sekitar tujuh kandidat vaksin COVID lainnya sedang dalam uji klinis. Beberapa di antaranya sedang dalam uji coba tahap lanjutan. Sekitar dua lusin vaksin sedang dalam uji praklinis.”
Menteri Kesehatan Union mengatakan bahwa 430 distrik di negara itu belum melaporkan satu pun kasus virus corona dalam 28 hari terakhir.
“Situasinya terkendali, tapi kita tidak perlu berpuas diri dalam mengamati perilaku yang sesuai dengan COVID,” ujarnya.
Istrinya, Nutan Goel, juga menjalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua hari ini.
Harsh Vardhan mengatakan tidak satupun dari mereka merasakan efek samping apa pun setelah dosis pertama.
“Kedua vaksin India ini aman dan efektif. Banyak masyarakat yang masih ragu terhadap vaksin. Saya mengimbau mereka untuk tidak percaya dengan apa yang disebarkan di WhatsApp University,” ujarnya lebih lanjut.
“Hanya ada beberapa kasus yang jarang terjadi di mana orang tertular COVID-19 setelah menerima vaksin. Sekalipun seseorang dinyatakan positif setelah menerima vaksin, hal ini mengurangi kemungkinan mereka dirawat di rumah sakit atau masuk ke ruang ICU,” ujarnya menambahkan.
Dia menerima dosis pertama vaksin pada 2 Maret.
Dalam kampanye vaksinasi terbesar di dunia, sebanyak 6.11.13.354 dosis vaksin telah diberikan hingga pukul 8 pagi pada tanggal 30 Maret.
India memulai upaya vaksinasi pada 16 Januari dengan prioritas diberikan kepada semua petugas kesehatan dan pekerja garis depan pada tahap pertama. Fase kedua dimulai pada 1 Maret di mana dosis diberikan kepada orang-orang yang berusia di atas 60 tahun dan mereka yang berusia antara 45 dan 59 tahun dengan penyakit penyerta tertentu. Mulai 1 April, pemerintah memutuskan untuk memvaksinasi semua orang yang berusia di atas 45 tahun.
India melaporkan 56.211 kasus baru COVID-19 dan 271 kematian terkait dalam 24 jam terakhir, Kementerian Kesehatan India memberitahukannya pada Selasa pagi.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Menteri Kesehatan Persatuan Harsh Vardhan mengatakan pada hari Selasa bahwa tujuh kandidat vaksin COVID-19 lagi sedang dalam tahap uji klinis. Pernyataan itu disampaikannya usai menerima dosis kedua vaksin COVID-19 di Delhi Heart and Lung Institute. Harsh Vardhan mengatakan: “Sekitar tujuh kandidat vaksin COVID lainnya sedang dalam uji klinis. Beberapa di antaranya sedang dalam uji coba tahap lanjutan. Sekitar dua lusin vaksin sedang dalam uji praklinis.”googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Menteri Kesehatan Union mengatakan bahwa 430 distrik di negara itu belum melaporkan satu pun kasus virus corona dalam 28 hari terakhir. “Situasinya terkendali, tapi kita tidak perlu berpuas diri dalam mengamati perilaku yang sesuai dengan COVID,” ujarnya. Istrinya, Nutan Goel, juga menjalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua hari ini. Harsh Vardhan mengatakan tidak satupun dari mereka merasakan efek samping apa pun setelah dosis pertama. “Kedua vaksin India ini aman dan efektif. Banyak masyarakat yang masih ragu terhadap vaksin. Saya mengimbau mereka untuk tidak percaya dengan apa yang disebarkan di WhatsApp University,” ujarnya lebih lanjut. “Hanya ada beberapa kasus yang jarang terjadi di mana orang tertular COVID-19 setelah menerima vaksin. Sekalipun seseorang dinyatakan positif setelah menerima vaksin, hal ini mengurangi kemungkinan mereka dirawat di rumah sakit atau masuk ke ruang ICU,” ujarnya menambahkan. Dia menerima dosis pertama vaksin pada 2 Maret. Dalam kampanye vaksinasi terbesar di dunia ini, sebanyak 6.11.13.354 dosis vaksin telah diberikan hingga 30 Maret pukul 8 pagi. India memulai program vaksinasi pada 16 Januari dengan prioritas diberikan kepada semua petugas kesehatan dan pekerja garis depan pada tahap pertama. Fase kedua dimulai pada 1 Maret di mana dosis diberikan kepada orang-orang yang berusia di atas 60 tahun dan mereka yang berusia antara 45 dan 59 tahun dengan penyakit penyerta tertentu. Mulai 1 April, pemerintah memutuskan untuk memvaksinasi semua orang yang berusia di atas 45 tahun. India melaporkan 56.211 kasus baru COVID-19 dan 271 kematian terkait dalam 24 jam terakhir, Kementerian Kesehatan India memberitahukannya pada Selasa pagi. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp