CHANDIGARH: Punjab telah melaporkan kasus Omicron pertamanya dengan seorang pria berusia 36 tahun, yang datang dari Spanyol awal bulan ini, dinyatakan positif mengidap varian baru virus corona.
Sementara itu, Wakil Ketua Menteri Punjab OP Soni mengatakan situasi Covid saat ini di negara bagian tersebut tidak membenarkan penerapan jam malam.
Seorang pejabat kesehatan mengatakan pria tersebut, yang tiba di India dari Spanyol pada 4 Desember, sedang mengunjungi keluarganya di Nawanshahr di Punjab.
Pria itu dinyatakan negatif virus corona pada saat kedatangannya.
Namun, dia dinyatakan positif pada 12 Desember, katanya.
Dia kemudian dirawat di rumah sakit dan sampelnya dikirim untuk pengurutan genom di fasilitas yang didirikan di Government Medical College, Patiala, tambah pejabat itu.
“Laporan pengurutan genom yang menyatakan dia positif mengidap varian Omicron muncul pada 28 Desember,” kata Dr Rajiv Bhaskar, petugas pusat negara bagian untuk COVID-19.
Pria itu dites lagi pada 25 Desember dan laporannya negatif, setelah itu dia keluar dari rumah sakit, kata petugas tersebut.
Berbicara kepada wartawan setelah memimpin pertemuan departemen kesehatan untuk meninjau situasi Covid di Punjab, Wakil Ketua Menteri Soni mengatakan pemerintah tidak berniat memberlakukan jam malam di negara bagian tersebut.
Saat ini, situasi di Punjab tidak mengharuskan penerapan lockdown atau jam malam, katanya menjawab pertanyaan.
Sebelumnya dalam pertemuan tersebut, Soni, yang juga memegang portofolio kesehatan, mengarahkan para pejabat untuk meningkatkan pengujian dan vaksinasi Covid di negara bagian tersebut.
Ia mengatakan, jumlah tes COVID-19 ditingkatkan menjadi 25.000-30.000 per hari.
Menurut para pejabat, tingkat positif di Punjab mencapai 0,3 persen dan sedikit meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Para pejabat menginformasikan bahwa 84 persen penduduk negara bagian tersebut telah menerima dosis pertama vaksin Covid, sementara 44 persen menerima kedua dosis tersebut.
Mengenai persiapan menghadapi kemungkinan gelombang ketiga COVID-19, para pejabat mengatakan bahwa 7.840 tempat tidur tingkat 1 dan 2 serta 977 tempat tidur kategori tingkat 3 telah siap.
Selain itu, pabrik oksigen telah dipasang di sekitar 70 institusi kesehatan dan juga telah berhasil diuji, kata mereka.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
CHANDIGARH: Punjab telah melaporkan kasus Omicron pertamanya dengan seorang pria berusia 36 tahun, yang datang dari Spanyol awal bulan ini, dinyatakan positif mengidap varian baru virus corona. Sementara itu, Wakil Ketua Menteri Punjab OP Soni mengatakan situasi Covid saat ini di negara bagian tersebut tidak membenarkan penerapan jam malam. Seorang pejabat kesehatan mengatakan pria tersebut, yang tiba di India dari Spanyol pada tanggal 4 Desember, sedang mengunjungi kerabatnya di Nawanshahr di Punjab.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad- 8052921-2 ‘ ); ); Pria itu dinyatakan negatif virus corona pada saat kedatangannya. Namun, dia dinyatakan positif pada 12 Desember, katanya. Dia kemudian dirawat di rumah sakit dan sampelnya dikirim untuk pengurutan genom di fasilitas yang didirikan di Government Medical College, Patiala, tambah pejabat itu. “Laporan pengurutan genom yang menyatakan dia positif mengidap varian Omicron muncul pada 28 Desember,” kata Dr Rajiv Bhaskar, petugas pusat negara bagian untuk COVID-19. Pria itu dites lagi pada 25 Desember dan laporannya negatif, setelah itu dia keluar dari rumah sakit, kata petugas tersebut. Berbicara kepada wartawan setelah memimpin pertemuan departemen kesehatan untuk meninjau situasi Covid di Punjab, Wakil Ketua Menteri Soni mengatakan pemerintah tidak berniat memberlakukan jam malam di negara bagian tersebut. Saat ini, situasi di Punjab tidak mengharuskan penerapan lockdown atau jam malam, katanya menjawab pertanyaan. Sebelumnya dalam pertemuan tersebut, Soni, yang juga memegang portofolio kesehatan, mengarahkan para pejabat untuk meningkatkan pengujian dan vaksinasi Covid di negara bagian tersebut. Ia mengatakan, jumlah tes COVID-19 ditingkatkan menjadi 25.000-30.000 per hari. Menurut para pejabat, tingkat positif di Punjab mencapai 0,3 persen dan sedikit meningkat dalam beberapa hari terakhir. Para pejabat menginformasikan bahwa 84 persen penduduk negara bagian tersebut telah menerima dosis pertama vaksin Covid, sementara 44 persen menerima kedua dosis tersebut. Mengenai persiapan menghadapi kemungkinan gelombang ketiga COVID-19, para pejabat mengatakan bahwa 7.840 tempat tidur tingkat 1 dan 2 serta 977 tempat tidur kategori tingkat 3 telah siap. Selain itu, pabrik oksigen telah dipasang di sekitar 70 institusi kesehatan dan juga telah berhasil diuji, kata mereka. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp