JAMMU: Seorang polisi dan ibunya telah ditangkap karena diduga membunuh istrinya, seorang guru, di distrik Poonch Jammu dan Kashmir, kata para pejabat pada hari Senin. Dengan dua penangkapan tersebut, polisi mengklaim telah mengungkap kasus pembunuhan Shahnaz Akhter, 36 tahun, di desa Keri Gulatta pekan lalu, kata mereka.
Jenazah Akhter dengan bekas luka yang terlihat ditemukan 100 meter dari rumahnya pada 24 Agustus dan tim investigasi khusus dibentuk untuk menyelidiki kematiannya. Kasus pembunuhan buta terselesaikan dalam waktu seminggu dengan ditangkapnya suami dan ibu mertua almarhum, kata Subdiv Polri (SDPO) Mendhar, ZA Jaffri, kepada wartawan.
Dia mengatakan tim polisi beranggotakan 11 orang memberi tahu para tersangka yang diduga melakukan pembunuhan dengan cara yang terencana dan juga merusak bukti untuk menghindari penangkapan. Para pejabat mengidentifikasi pria yang ditangkap itu sebagai Polisi Irfan Manhas yang bertugas di Batalyon Polisi Cadangan India di Srinagar.
Mereka mengatakan pasangan tersebut, menikah dengan tiga anak perempuan dan seorang anak laki-laki, mempunyai perselisihan keluarga. Mereka mengatakan terdakwa tiba di rumahnya sekitar tengah malam pada tanggal 24 Agustus dan diduga mencekik istrinya sampai mati dengan dukungan aktif dari ibunya.
Dia meninggalkan rumah menuju tempatnya setelah membuang mayatnya untuk menghindari kecurigaan, kata para pejabat.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
JAMMU: Seorang polisi dan ibunya telah ditangkap karena diduga membunuh istrinya, seorang guru, di distrik Poonch Jammu dan Kashmir, kata para pejabat pada hari Senin. Dengan dua penangkapan tersebut, polisi mengklaim telah mengungkap kasus pembunuhan Shahnaz Akhter, 36 tahun, di desa Keri Gulatta pekan lalu, kata mereka. Jenazah Akhter dengan bekas luka yang terlihat ditemukan 100 meter dari rumahnya pada 24 Agustus dan tim investigasi khusus dibentuk untuk menyelidiki kematiannya. Kasus pembunuhan buta terselesaikan dalam waktu seminggu dengan ditangkapnya suami dan ibu mertua almarhum, kata Subdiv Polri (SDPO) Mendhar, ZA Jaffri, kepada wartawan. Dia mengatakan tim polisi beranggotakan 11 orang memberi tahu para tersangka yang diduga melakukan pembunuhan dengan cara yang terencana dan juga merusak bukti untuk menghindari penangkapan. Para pejabat telah mengidentifikasi pria yang ditangkap sebagai Polisi Irfan Manhas yang bertugas di Batalyon Polisi Cadangan India di Srinagar.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ; Mereka mengatakan pasangan tersebut, menikah dengan tiga anak perempuan dan seorang anak laki-laki, mempunyai perselisihan keluarga. Mereka mengatakan bahwa terdakwa tiba di rumahnya sekitar tengah malam pada tanggal 24 Agustus dan diduga mencekik istrinya sampai mati dengan dukungan aktif dari ibunya. tempatnya setelah membuang jenazahnya untuk menghindari kecurigaan, kata para pejabat. Ikuti The New Indian Express Channel di WhatsApp