Oleh Desktop daring

Segera setelah Lok Sabha melanjutkan sidangnya, setelah penundaan singkat, Pusat mengesahkan RUU Pencabutan RUU Pertanian tahun 2021 meskipun ada keributan dari anggota parlemen Oposisi.

RUU yang diajukan oleh Menteri Pertanian Persatuan Narendra Singh Tomar disahkan dalam beberapa menit setelah diperkenalkan pada Senin sore.

Hal ini terjadi meski Pemimpin Partai Kongres di Lok Sabha Adhir Ranjan Chowdhury menuntut pembahasan RUU tersebut di DPR.

Tak lama setelah RUU Pencabutan UU Peternakan disahkan, Lok Sabha ditunda untuk kedua kalinya hingga pukul 14.00.

Sementara itu, Menteri Urusan Parlemen Pralhad Joshi telah mengumumkan bahwa RUU tersebut akan diajukan di Rajya Sabha pada pukul 14.00 dan diperkirakan akan disahkan pada hari Senin.

“Itu adalah tuntutan pihak oposisi untuk mencabut undang-undang ini, lalu mengapa mereka membuat keributan. Dengan mencabut undang-undang pertanian pada hari yang sama, kami ingin menyampaikan pesan. Pemerintah akan memperkenalkan rancangan undang-undang hari ini untuk mencabut tiga undang-undang pertanian di Rajya Sabha,” tambah menteri.

Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan sebelumnya pada hari Senin pemerintahannya akan menjawab semua pertanyaan dan perdebatan mengenai kepentingan nasional dalam sesi musim dingin Parlemen.

Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan bahwa pencabutan tiga Undang-Undang Pertanian Pusat yang kontroversial pada hari Guru Nanak Jayanti yaitu tanggal 19 November.

Pemerintah telah mengindikasikan bahwa RUU untuk mencabut tiga undang-undang pertanian juga akan dijadikan prioritas. RUU itu disetujui oleh Kabinet Persatuan minggu lalu.

Beberapa kelompok petani telah memprotes ketiga undang-undang tersebut di Delhi dan perbatasan sekitarnya selama lebih dari setahun.

(Masukan dari ANI)

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

judi bola terpercaya