MOYNA: Mantan speedster India Ashok Dinda, kandidat BJP dari Moyna di Purba Medinipur, Benggala Barat, diduga diserang dan kendaraannya dirusak selama kampanye pada hari Selasa, mendorong Komisi Pemilihan untuk meminta laporan dari otoritas distrik.
Dinda sedang kembali dari road show ketika mobil SUV miliknya diserang oleh ratusan preman yang membawa mesin bubut dan tongkat, sekitar pukul 16.30, kata sopirnya.
Mereka juga melemparkan batu ke arah kendaraan tersebut dan melukai bahu mantan pemain kriket itu, katanya.
“Insiden itu terjadi tepat di depan Moyna Bazar ketika kami kembali dari roadshow. Ada seorang preman TMC setempat, Shahjahan Ali, yang bersama dengan lebih dari seratus orang lainnya, menyerang dengan lathi, tongkat, dan batu bata,” kata pengemudi tersebut. .
“Kami tidak mungkin bisa melarikan diri karena mereka memblokir semua jalan. Dada duduk di barisan tengah dan beruntung bisa menundukkan kepalanya saat sebuah batu besar terbang masuk dan memecahkan kaca jendela depan,” klaimnya.
Benggala Barat: Mantan pemain kriket dan kandidat BJP dari Moyna, Ashok Dinda diserang oleh orang tak dikenal di Moyna. Detailnya ditunggu. pic.twitter.com/wxu6mT335v
— ANI (@ANI) 30 Maret 2021
Dinda kesakitan parah pasca cedera di bahunya, ujarnya.
TMC membantah tuduhan tersebut dan mengatakan serangan itu adalah akibat pertikaian di dalam BJP.
“Orang-orang lama BJP tidak bisa menerima Dinda sebagai calon, jadi mereka menyerangnya. TMC tidak ada hubungannya dengan kejadian tersebut,” kata presiden distrik TMC Akhil Giri.
Komisi Pemilihan Umum telah meminta laporan dari pemerintah distrik sehubungan dengan insiden tersebut, kata seorang pejabat.
“Ada laporan langsung mengenai penyerangan terhadap Dinda,” tambahnya.
MOYNA: Mantan speedster India Ashok Dinda, kandidat BJP dari Moyna di Purba Medinipur, Benggala Barat, diduga diserang dan kendaraannya dirusak selama kampanye pada hari Selasa, mendorong Komisi Pemilihan untuk meminta laporan dari otoritas distrik. Dinda sedang kembali dari road show ketika mobil SUV miliknya diserang oleh ratusan preman yang membawa mesin bubut dan tongkat, sekitar pukul 16.30, kata sopirnya. Mereka juga melemparkan batu ke arah kendaraan dan melukai bahu mantan pemain kriket tersebut, katanya.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ) ; “Insiden itu terjadi tepat di depan Moyna Bazar ketika kami kembali dari roadshow. Ada seorang preman TMC setempat, Shahjahan Ali, yang bersama dengan lebih dari seratus orang lainnya, menyerang dengan lathi, tongkat, dan batu bata,” kata pengemudi tersebut. . “Kami tidak bisa melarikan diri karena mereka memblokir semua jalan. Dada duduk di barisan tengah dan beruntung bisa menundukkan kepalanya ketika sebuah batu besar terbang masuk dan memecahkan kaca jendela depan,” klaimnya. Benggala Barat: Mantan pemain kriket dan kandidat BJP dari Moyna, Ashok Dinda diserang oleh orang tak dikenal di Moyna. Detailnya ditunggu. pic.twitter.com/wxu6mT335v — ANI (@ANI) 30 Maret 2021 Dinda kesakitan parah pasca cedera di bahunya, ujarnya. TMC membantah tuduhan tersebut dan mengatakan serangan itu adalah akibat pertikaian di dalam BJP. “Orang-orang lama BJP tidak bisa menerima Dinda sebagai calon, jadi mereka menyerangnya. TMC tidak ada hubungannya dengan kejadian tersebut,” kata presiden distrik TMC Akhil Giri. Komisi Pemilihan Umum telah meminta laporan dari pemerintah distrik sehubungan dengan insiden tersebut, kata seorang pejabat. “Ada laporan langsung mengenai penyerangan terhadap Dinda,” tambahnya.