NEW DELHI: Asosiasi Medis India (IMA) telah menawarkan layanan kepada lebih dari tiga lakh anggotanya dalam program vaksinasi COVID-19 pemerintah, setelah vaksin tersedia, dan mengimbau Perdana Menteri Narendra Modi untuk secara efektif menggunakan tenaga terlatihnya untuk tujuan mulia ini.
Dalam suratnya kepada perdana menteri pada hari Minggu, IMA mengatakan semua anggotanya akan menawarkan layanan mereka secara sukarela dan gratis.
Vaksin harus diberikan dalam bentuk sekali pakai sesuai dengan kondisi rantai dingin.
Ini akan menjadi pendorong program vaksinasi dan secara signifikan meningkatkan jumlah outlet yang tersedia bagi masyarakat, kata badan dokter tersebut.
“Anggota IMA secara konsisten sibuk merawat pasien COVID-19 di seluruh negeri sebagai pejuang garis depan tanpa memperhatikan keselamatan mereka sendiri dan kepentingan keluarga mereka dan sekarang dengan rendah hati mendekati Anda yang mendesak untuk menggunakan layanannya untuk administrasi penanganan COVID-19. 19 vaksin di seluruh negeri,” katanya.
“IMA menawarkan layanan kepada lebih dari 3 lakh anggotanya yang merupakan dokter pengobatan modern yang memenuhi syarat dalam program vaksinasi COVID-19 pemerintah,” kata surat itu.
Mengklaim bahwa IMA memiliki 1.750 cabang yang tersebar di seluruh distrik di negara tersebut, badan dokter tersebut mengatakan adanya komando dan kontrol top-down yang efektif dengan 28 cabang negara bagian.
Sebagian besar anggotanya memiliki tim kecil perawat untuk praktik profesional mereka, sementara sejumlah besar rumah sakit kecil dan menengah serta panti jompo di kota-kota kecamatan dijalankan oleh anggota IMA.
Praktisi semacam ini tersedia bahkan di daerah terpencil dan berbukit.
Selain itu, banyak dari mereka berpartisipasi dalam kampanye vaksinasi polio dan banyak juga program kesejahteraan pemerintah, katanya.
“IMA akan bekerja sama dengan pemerintah di semua tingkatan dengan penuh semangat dan semangat untuk melaksanakan program ini dengan landasan perang sehingga setiap warga negara dapat dijangkau sedini mungkin.
“Dengan ini kami menghimbau kepada Anda dan pemerintah untuk menggunakan tenaga teknis terlatih dari IMA ini secara efektif dalam tujuan mulia ini sehingga dapat melayani seluruh masyarakat di negara ini sesuai dengan budaya dan etos kami Vasudhaiva Kutumbakam, ” bunyi surat itu. .
NEW DELHI: Asosiasi Medis India (IMA) telah menawarkan layanan kepada lebih dari tiga lakh anggotanya dalam program vaksinasi COVID-19 pemerintah, setelah vaksin tersedia, dan mengimbau Perdana Menteri Narendra Modi untuk secara efektif menggunakan tenaga terlatihnya untuk tujuan mulia ini. Dalam suratnya kepada perdana menteri pada hari Minggu, IMA mengatakan semua anggotanya akan menawarkan layanan mereka secara sukarela dan gratis. Vaksin harus diberikan sesuai dengan kondisi rantai dingin dan sekali pakai.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Ini akan menjadi pendorong program vaksinasi dan secara signifikan meningkatkan jumlah outlet yang tersedia bagi masyarakat, kata badan dokter tersebut. “Anggota IMA secara konsisten tetap terlibat dalam merawat pasien COVID-19 di seluruh negeri sebagai pejuang garis depan tanpa memperhatikan keselamatan mereka sendiri dan kepentingan keluarga mereka dan sekarang dengan rendah hati mendekati jalur Anda untuk menggunakan layanannya dalam menangani penanganan COVID-19. 19 vaksin di seluruh negeri,” katanya. “IMA menawarkan layanan kepada lebih dari 3 lakh anggotanya yang merupakan dokter pengobatan modern yang memenuhi syarat dalam program vaksinasi COVID-19 pemerintah,” bunyi surat itu. Mengklaim bahwa IMA memiliki 1.750 cabang yang tersebar di seluruh distrik di negara ini, badan dokter mengatakan terdapat komando dan kontrol top-down yang efektif dengan 28 cabang negara bagian. Sebagian besar anggotanya memiliki tim kecil perawat untuk praktik profesional mereka sementara a sejumlah besar rumah sakit kecil dan menengah serta panti jompo di kota-kota kecamatan dijalankan oleh anggota IMA. Praktisi semacam itu tersedia bahkan di daerah terpencil dan berbukit. Selain itu, banyak dari mereka berpartisipasi dalam kampanye vaksinasi polio dan banyak program kesejahteraan lainnya. pemerintah juga, katanya. “IMA akan bekerja sama dengan pemerintah di semua tingkatan dengan penuh semangat dan semangat untuk melaksanakan program ini dengan landasan perang sehingga setiap warga negara dapat dijangkau sedini mungkin. “Dengan ini kami menghimbau kepada Anda dan pemerintah, untuk secara efektif memanfaatkan tenaga teknis IMA yang terlatih untuk tujuan mulia ini dan dengan demikian melayani seluruh komunitas di negara ini sesuai dengan budaya dan etos Vasudhaiva Kutumbakam,” bunyi surat itu.