Oleh Layanan Berita Ekspres

GUWAHATI: Hampir sepuluh orang dilaporkan hilang setelah sebuah perahu mekanis tenggelam di Brahmaputra di distrik Dhubri Assam pada hari Kamis.

Sumber resmi menyebutkan kecelakaan itu disebabkan oleh tabrakan kapal dengan tiang bawah air. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. terjadi di dekat tepi sungai. Beberapa orang, termasuk perempuan dan anak sekolah, berhasil diselamatkan oleh penduduk setempat, sementara beberapa lainnya berhasil berenang ke tempat yang aman. Beberapa dari mereka terluka dan dirawat di rumah sakit.

Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Assam (ASDMA) mengatakan total 29 orang berada di dalam perahu tersebut. Namun warga sekitar mengaku jumlahnya lebih dari 50 orang.

LIHAT:

Petugas Circle Sanju Das termasuk di antara mereka yang hilang. Dia kembali bersama seorang Lat Mondal (petugas pendapatan) dan petugas lapangan ASDMA setelah memeriksa area yang terkena dampak erosi.

“Perahu itu menabrak tiang di sungai dan tenggelam. Penduduk setempat dan personel SDRF (Pasukan Tanggap Bencana Negara) telah menyelamatkan banyak orang, namun 9-10 lainnya, termasuk Petugas Circle, hilang,” kata ASDMA dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA | ‘Gas beracun’ membunuh tiga pekerja di tambang batu bara Assam, delapan orang ditahan

Ia menambahkan bahwa operasi penyelamatan sedang berlangsung dan dukungan tambahan dengan penyelam laut dalam dari SDRF telah dikirim ke lokasi tersebut. Tim penyelamat menemukan perahu dan beberapa kendaraan roda dua yang ada di dalamnya.

“Beberapa orang hilang dan operasi penyelamatan sedang berlangsung. Saya berdoa kepada Tuhan untuk keselamatan mereka masing-masing. Ini adalah kapal pedesaan yang dimaksudkan untuk mengangkut kargo. Saya tidak tahu kenapa Circle Officer ada di dalamnya,” kata Ketua Menteri Himanta Biswa Sarma.

Kongres mengatakan akan mengirim delegasi ke lokasi tersebut pada hari Jumat. Tim tersebut juga akan bertemu dengan pejabat senior pemerintahan dan meminta penyelidikan, kata partai tersebut.

lagutogel