Oleh BERTAHUN-TAHUN

LUCKNOW: Menjelang pemilu 2022 di Uttar Pradesh, ketua Partai Samajwadi Akhilesh Yadav pada hari Sabtu menuduh pemerintah negara bagian yang dipimpin BJP tidak memenuhi janji yang mereka buat kepada para petani dalam manifesto pemilu mereka.

“Sepertinya BJP membuat manifestonya dan membuangnya ke tempat sampah karena tidak pernah membaca halamannya. Mereka lupa manifestonya sendiri. Mereka berjanji pada tahun 2022 pendapatan petani akan berlipat ganda dan peta jalan akan disiapkan untuk itu. Hari ini. petani di Uttar Pradesh ingin bertanya, sampai kapan pendapatan mereka bisa berlipat ganda?,” kata Akhilesh.

Yadav juga menuduh pemerintahan BJP yang dipimpin Yogi Adityanath di negara bagian tersebut gagal melakukan pembayaran tepat waktu kepada para petani tebu seperti yang dijanjikan dalam manifesto mereka.

Ia mengangkat isu pengadaan padi dengan Harga Dukungan Minimum (MSP) dan mengatakan, “Petani yakin bahwa pengadaan padi akan dilakukan melalui MSP. Hari ini padi sudah siap. Namun pemerintah gagal memberikan MSP kepada petani. Lebih lanjut, mereka juga mengecewakan para petani yang menderita kerugian akibat hujan lebat dengan tidak memberikan kompensasi apa pun kepada mereka.”

Yadav menuduh pemerintah telah berhenti membuat Mandi baru dan menutup Mandi yang sudah ada.

“Mereka berbicara tentang perbaikan infrastruktur pertanian. Para petani sekarang ingin mengetahui seberapa besar kemajuan yang dicapai Mandis dan berapa banyak tindakan baik serta keputusan yang telah diambil untuk meningkatkan infrastruktur pertanian,” tambahnya.

BACA JUGA: Enam MLA BSP ditangguhkan, satu legislator BJP bergabung dengan SP menjelang pemilihan majelis Uttar Pradesh 2022

Ia juga menuduh BJP telah mengkhianati masyarakat Bundelkhand, sebuah wilayah yang menurutnya ‘percaya pada BJP’.

“Bundelkhand masih kering, situasi seperti kekeringan masih terjadi,” tambahnya.

Mengambil kesempatan lebih lanjut terhadap BJP, dia menanyai mereka tentang apa yang telah mereka lakukan dengan 20 ribu crore rupee yang rencananya akan digunakan untuk menyiapkan dana irigasi.

Menunjukkan kegagalan pemerintah dalam industri susu, dia menambahkan, “Partai Samajwadi mendirikan pabrik 5 lakh liter per hari di Lucknow dan Bhognipur. Banyak uang yang diberikan untuk memperbaiki pabrik yang ada dalam anggaran. Tapi hari ini di pabrik Amul, susu dari Gujarat yang digunakan, bukan milik petani kami sendiri di UP.”

Ia mengklaim partainya akan membentuk pemerintahan setelah pemilu 2022.

“Slogan Yogi ji akan berubah dari ‘Mera Pariwaar, Bhaajpa Pariwaar’ menjadi ‘Mera Pariwaar, Bhaagta (lari) Pariwaar’,” ujarnya.

Pemilihan Majelis Uttar Pradesh akan berlangsung awal tahun depan.

Togel Singapura