NEW DELHI: Pembuat film Israel dan ketua juri di Festival Film Internasional India (IFFI), Nadav Lapid menyatakan “keterkejutan dan rasa jijiknya” atas dimasukkannya The Kashmir Files karya Vivek Agnihotri ke dalam bagian kompetisi acara tersebut, dan menggambarkannya sebagai “propaganda ” dan “vulgar” dan “tidak pantas untuk festival seni”.
Nadav Lapid adalah sutradara yang diakui secara internasional yang Synonymes (2019) dan Ahad’s Knee (2021) memenangkan penghargaan utama di festival film.
#Merusak: #IFFI Juri mengatakan mereka “kesal dan kaget” melihatnya #Penghargaan Film Nasional menang #file Kashmir“film propaganda, vulgar” di bagian kompetisi festival bergengsi – yang diselenggarakan oleh Pemerintah India.
Ke @vivekagnihotri Pak…
@nadavlapi pic.twitter.com/ove4xO8Ftr— Navdeep Yadav (@navdeepyadav321) 28 November 2022
Berbicara pada upacara penutupan acara di Goa, di hadapan Menteri Informasi dan Penyiaran Anurag Thakur, Lapid mengatakan: “Mereka semua (juri)” “kesal dan terkejut” melihat film tersebut ditayangkan di festival tersebut. Festival film tahunan ini diselenggarakan oleh Direktorat Festival Film yang merupakan bagian dari Kementerian Informasi dan Penyiaran.
PERHATIKAN |
“Kami semua kesal dan kaget dengan film ke-15, ‘The Kashmir Files’. Rasanya seperti film propaganda dan vulgar, tidak pantas untuk bagian kompetisi seni di festival film bergengsi. Saya merasa sangat nyaman berbagi perasaan ini secara terbuka dengan Anda di sini, di panggung ini. Dalam semangat festival ini tentunya juga dapat menerima diskusi kritis yang penting bagi seni dan kehidupan,” tambah Lapid dalam sambutannya pada acara tersebut.
NEW DELHI: Pembuat film Israel dan ketua juri di Festival Film Internasional India (IFFI), Nadav Lapid menyatakan “keterkejutan dan rasa jijiknya” atas dimasukkannya The Kashmir Files karya Vivek Agnihotri ke dalam bagian kompetisi acara tersebut, dan menggambarkannya sebagai “propaganda ” dan “vulgar” dan “tidak pantas untuk festival seni”. Nadav Lapid adalah sutradara yang diakui secara internasional yang Synonymes (2019) dan Ahad’s Knee (2021) memenangkan penghargaan utama di festival film. #Breaking: #IFFI Juri mengatakan mereka “kesal dan terkejut” melihat #NationalFilmAward memenangkan #KashmirFiles, “sebuah film propaganda dan vulgar” di bagian kompetisi festival bergengsi—yang diselenggarakan oleh Pemerintah India. Ke @vivekagnihotri pak… @nadavlapi pic.twitter.com/ove4xO8Ftrgoogletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); — Navdeep Yadav (@navdeepyadav321) 28 November 2022 Berbicara pada upacara penutupan acara di Goa, di hadapan Menteri Informasi dan Penyiaran Persatuan Anurag Thakur, Lapid mengatakan, “Mereka semua (juri)” “terganggu dan terkejut” terhadap lihat filmnya diputar di festival. Festival film tahunan ini diselenggarakan oleh Direktorat Festival Film, yang merupakan bagian dari Kementerian Informasi dan Penyiaran Persatuan. TONTON | “Kami semua kesal dan kaget dengan film ke-15, ‘ The Kashmir Files’. Rasanya seperti sebuah film propaganda dan vulgar, tidak pantas untuk bagian kompetisi seni di festival film bergengsi tersebut. Saya merasa sangat nyaman untuk secara terbuka berbagi perasaan ini di sini dengan Anda untuk berbagi di panggung ini. Dalam semangat ini Festival ini tentunya juga dapat menerima diskusi kritis yang penting bagi seni dan kehidupan,” tambah Lapid dalam sambutannya pada acara tersebut.