Charanjit Singh Channi menahan diri untuk tidak berkomentar langsung mengenai exit poll yang memperkirakan AAP akan meraih mayoritas suara di Punjab.

Punjab CM Charanjit Singh Channi (Foto | PTI)

NEW DELHI: Ketua Menteri Punjab Charanjit Singh Channi pada hari Senin bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Amit Shah dan mengangkat masalah perubahan aturan penunjukan pejabat tinggi di Dewan Manajemen Bhakra Beas dan pemulangan siswa Punjab yang terjebak di Ukraina yang dilanda perang dengan selamat.

Channi menahan diri untuk tidak memberikan komentar langsung mengenai jajak pendapat yang memperkirakan AAP akan mendapat suara mayoritas di Punjab.

“Kotak-kotak (EVM) hanya akan memberi tahu apa yang akan terjadi…Tunggu 10 Maret (hari hasil pemilu),” ujarnya kepada wartawan.

Setelah bertemu Shah, Channi mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah mengangkat masalah perubahan aturan penunjukan anggota tertinggi Badan Pengelola Bhakra Beas (BBMB) dan telah diyakinkan oleh Menteri Dalam Negeri Persatuan bahwa masalah tersebut akan segera diselesaikan.

“Saya telah mengangkat isu perubahan peraturan BBMB dan mendesak Menteri Dalam Negeri untuk mempertimbangkan kembali permintaan Punjab untuk mengangkat pejabat tinggi sesuai peraturan lama,” katanya.

Menurut sumber, Channi mengatakan kepada Shah bahwa Punjab memiliki banyak kepentingan dan kepentingan di BBMB karena negara bagian tersebut mendapat bagian besar dalam listrik yang dihasilkan dari bendungan Bhakra.

Menteri Dalam Negeri telah meyakinkan bahwa dia akan berdiskusi dengan menteri terkait dan menyelesaikan masalah ini sesuai keinginan Punjab, kata Channi.

Mengenai krisis Ukraina, dia berkata: “Siswa kami sedang terkena dampaknya di Ukraina.

Ada total 997 pelajar di Ukraina, 420 di antaranya kembali dan 200 berangkat ke Polandia dan selamat.

“Tetapi beberapa orang masih terjebak di sana. Saya meminta Menteri Dalam Negeri untuk membantu kepulangan para pelajar tersebut. Dia meyakinkan saya bahwa pemerintah berupaya memastikan kepulangan semua orang dengan selamat.”

Perubahan aturan penunjukan pejabat tinggi di Dewan Manajemen Bhakra Beas telah memicu kemarahan partai politik di Punjab dan Haryana yang mengkritik Pusat tersebut.

Para pemimpin politik mengklaim bahwa sesuai Peraturan BBMB tahun 1974, anggota (kekuasaan) di BBMB berasal dari Punjab dan anggota (irigasi) berasal dari Haryana, namun persyaratan tersebut dihapus dalam aturan yang diubah.

Kementerian Tenaga Listrik mengatakan pemerintah Persatuan telah menetapkan kualifikasi teknis untuk anggota BBMB listrik dan irigasi dalam aturan baru mengikuti arahan Mahkamah Agung.

BBMB bergerak dalam mengatur pasokan air dan listrik dari proyek Bhakra Nangal dan Beas ke Punjab, Haryana, Rajasthan, Himachal Pradesh, Delhi dan Chandigarh.

judi bola terpercaya